Rabu, 6 Mei 2026

Berita Nagekeo

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Nagekeo Gelar Lomba Literasi Dasar Baca Tulis

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Nagekeo menggelar lomba literasi dasar baca dan tulis menyambut Hardiknas 2022.

Tayang:
Editor: Egy Moa
zoom-inlihat foto Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Nagekeo Gelar Lomba Literasi Dasar Baca Tulis
TRIBUN FLORES.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Para guru pendamping dan peserta lomba mengikuti lomba literasi dasar baca tulis di Aula Setda Nagekeo, Kamis 28 April 2022.  

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Tommy Mbenu Nulangi

TRIBUNFLORES.COM, MBAY-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kabupaten Ende kembali menggelar lomba literasi dasar baca tulis tingkat Kabupaten Nagekeo. Kegiatan dalam rangka menyongsong Hari Ulang Tahun Pendidikan Nasional (Hardiknas) tersebut dilaksanakan di Aula Setda Nagekeo, Rabu 27 April 2022.

Kepala Dinas P dan K Kabupaten Nagekeo, Venantius Minggu, M.Pd dalam laporan panitia mengatakan bahwa Kabupaten Nagekeo telah mendeklarasikan diri sebagai salah satu kabupaten literasi sejak tahun 2019 yang lalu.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Nagekeo mendukung penuh dan berpartisipasi aktif pada kegiatan festival literasi saat itu melalui aneka hiburan dan festival seni budaya oleh kelompok sanggar seni budaya.

Dalam rangka memeriahkan dan menyongsong Hardiknas Tahun 2022 dengan tema Pemerataan Pendidikan sebagai gerbang awal merdeka belajar,  Dinas P dan K Kabupaten Nagekeo menyelenggarakan kegiatan lomba literasi dasar untuk tingkat Sekolah Dasar (SD).

Baca juga: Bupati Nagekeo Serahkan SK 163 CPNS 

Dijelaskannya, lomba literasi dasar merupakan suatu bentuk kegiatan edukatif yang menyajikan karya membaca puisi dan menulis cerpen sebagai upaya mempublikasikan dan melestarikan literatur serta nilai budaya daerah sebagai identitas diri melalui literasi peserta didik dapat mengembangkan sikap toleransi, kreativitas, berkarakter, menyalurkan minat bakat serta meningkatkan kemampuan intelektual, imajinasi, ekspresi dan skills.

Untuk meningkatkan budaya literasi baca tulis, Dinas P dan K Kabupaten Nagekeo berkolaborasi dengan mitra NGO untuk terus memotivasi sekolah agar gerakan literasi sekolah bisa berkembang dan mengalami kemajuan.

"Kegiatan lomba literasi dasar Tahun 2022 merupakan kegiatan perdana dengan melibatkan 177 lembaga pendidikan sekolah dasar dengan pelaksanaan lomba dimulai dari tingkat gugus,  tingkat kecamatan dan hari ini tingkat kabupaten dengan mengusung tema Bangun Nagekeo dengan Literasi," ujarnya.

"Dengan berliterasi baca tulis kita harapkan peserta didik dapat tumbuh menjadi orang dewasa dengan keterampilan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills (HOTS) kemampuan untuk melakukan pemahaman strategis pemecahan masalah dan pemikiran kritis," ungkapnya.

Baca juga: Kasus Pemuda Gagahi Anak Yatim di Nagekeo, Pelaku Terancam 9 Tahun Penjara

Dia mengungkapkan, tujuan dari kegiatan lomba yakni menumbuhkan minat baca dan tulis pada peserta didik tingkat SD, memberikan semangat baru bagi peserta didik untuk mencintai buku melalui membaca dan menulis di tengah pandemi covid-19, dan mendorong gerakan literasi sekolah untuk bebas berinovasi berkarakter dan mandiri belajar dengan peserta lomba berjumlah 42 orang yang merupakan utusan dari 7 kecamatan yaitu 21 peserta lomba membaca puisi dan 21 peserta untuk menulis cerpen.

"Materi lomba yakni membaca puisi dan menulis cerpen. Peserta yang mengikuti kegiatan lomba tingkat kabupaten ini adalah peserta yang telah meraih juara 1, 2 dan 3 di tingkat kecamatan. Mereka didampingi oleh 1 guru pendamping masing-masing sesuai mata lomba. Tim juri terdiri dari FASDA 3 orang dan mitra 3 orang," jelasnya.

Kegiatan tersebut diselenggarakan selama 3 hari sejak 26-28 April 2022 bertempat di Aula Setda Kantor Bupati Nagekeo.

Sementara itu, Bupati Nagekeo Johanes Don Bosco Do berkesempatan membuka dengan resmi kegiatan tersebut.  Dalam sambutannya, Don megatakan bahwa menyongsong Tahun 2025 pemda Nagekeo perlu mempersiapkan anak secara baik  agar mereka bisa mengisi pembangunan bangsa dalam segala segi kehidupan. Perlu menggerakan kesadaran publik bahwa literasi itu penting. Kegiatan ini merupakan upaya memperlihatkan kemajuan literasi sekolah.

Baca juga: Kasus Pemuda Gagahi Anak Yatim di Nagekeo, Kakak Pelaku Menangis, Sesali Perbuatan Adiknya

"Menyambut 100 tahun negara kita, pemimpin bangsa kita bertekad untuk mempersiapkan diri generasi dari sekarang ini. Anak-anak yang jadi peserta lomba ini, rata-rata mereka yang berusia 7-12 tahun. Ketika 22 dan  23 tahun yang akan datang usia mereka akan berkisar 30 sampai 35 tahun. Dan usia ini adalah usia yang sangat produktif saat itu," jelasnya.

Bupati Don menambahkan, apa yang harus dikerjakan sekarang adalah mempersiapkan mereka agar tahun 2045 mereka betul mengisi proses pembangunan di bangsa ini dalam segala segi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved