Berita Manggarai Timur

Ny.Thres Wisang Kuatkan Hati Orangtua Bayi Hidrosefalus di Kota Komba 

Ketua TP-PKK Kabupaten Manggarai Timur, Ny.Theresia Wisang Agas mengunjungi Fransiskus Chiano Mekang bayi berusia delapan bulan menderits hidrosefalus

Editor: Egy Moa
TRIBUN FLORES.COM/ROBERT ROPO
Ketua Tim Pemggerak PKK Manggarai Timur, Ny Theresia Wisang Agas mengendong Fransiskus Chiano Mekang.  

Laporan Reporter TRIBUN FLORES.COM, Robert Ropo

TRIBUNFLORES.COM, BORONG--Merasah perihatin, Ketua TP PKK Kabupaten Manggarai Timur, Ny Theresia Wisang Agas mengunjungi Fransiskus Chiano bayi berusia delapan bulan di Kampung Dalo, Desa Pong Ruan, Kecamatan Kota Komba. 

Bayi Fransiskus buah hati dari pasangan suami istri (Pasutri) Hironimus Dado dan Lidia Nartiana Susanti ini menderita penyakit hidrosefalus. Akibat sakit yang dideritanya itu, kepala bayi Fransiskus membesar. 

Kedatangan Ketua Dekranasda Manggarai Timur ini disambut oleh orang tua dari Fransiskus bersama keluarga. Ny Theresia lalu mengendong Fransiskus sambil menghiburnya dan menanyakan tentang kondisi kesehatan Fransiskus dan memberikan motivasi kepada kedua orang tuanya untuk menjaga dan merawat anak mereka Fransiskus dengan baik. 

Ny. Theresia  yang juga Ketua PMI Kabupaten Manggarai Timur ini juga memberikan bingkisan kasih dengan Fransiskus berupa sembako. Sembako itu baik untuk bayi Fransiskus maupun mamaNya.

Baca juga: Diduga Hilang Kendali, Mobil Terperosok ke Selokan di Kisol Manggarai Timur

Ny Theresia kepada TRIBUNFLORES.COM, Rabu 27 April 2022, mengatakan, ia mengunjungi bayi itu sebagai bentuk perhatian dengan kondisi penderitaan bayi Fransiskus. Bantuan sembako itu tidak seberapa banyak namun dengan tujuan untuk sedikit meringankan beban anak dan orang tuanya. 

"Saya yang menjadi pertama sebagai perantara terhadap LSM/Yayasan yang akan membantu untuk pengobatan anak ini. Saya berusaha mencari alamatnya dan menemukan anak ini,"ungkap Ny Theresia. 

Selain memberikan sembako, kata Ny Theresia ia juga memfasilitasi untuk pembuatan KTP dan Kartu Keluarga bagi kedua orang tua Fransiskus. Setelah sudah memiliki KTP dan Kartu Keluarga selanjutnya akan ada pembuatan kartu BPJS dan saat ini sedang dalam proses pembuatan kartu itu. 

Menurutnya Kartu keluarga dan KTP sangat penting harus dimiliki untuk bisa mengobati orang yang sedang sakit.

Baca juga: Dokter Surip Tintin Motivasi Perempuan Manggarai Timur Maju dan Bersemangat

"Karena ada masyarakat kita ada juga yang belum merasah penting bahwa harus punya KTP/KK. Disaat sakit begini ini baru mulai mengurus ini tentu memperlambat proses penangan kesehatan, kalau sudah memiliki dokumen kependudukan ini tentu proses penanganan lebih cepat,"ungkapnya.

Ny Theresia juga mengatakan, terkait penderitaan dari bayi Fransiskus, ia juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Timur. Dan pada setiap bulan rutin ada pelayanan kesehatan seperti posyandu. 

"Saya juga pesan untuk orang tua dari anak Fransiskus ini harus menjaga dan merawatnya dengan baik. Harapannya agar anak ini bisa segera pulih dari sakit yang dideritanya,"ungkapnya.

Lebih lanjut Ny Theresia juga mengatakan, selain bayi Fransiskus, ia juga membatu terhadap penanganan Rivaldus Eman Jalu, bocah penyandang difabel asal Kampung Wolo Sambi, Desa Komba, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Matim.

Baca juga: Utusan 325 Sekolah Dasar di Manggarai Timur Ikuti Bimtek ARKAS Dana BOS

Rival akrab disapa ini mengalami lumpuh sejak dilahirkan 13 Maret 2015 lalu. Ia hanya bisa berjalan dengan satu kaki, sebab kaki kanannya terlipat dan tidak berfungsi secara normal.

Selain memberikan tongkat untuk menolong Rival bisa berjalan dan memberikan Sembako, Ny Theresia juga memfasilitasi untuk pengurusan kartu keluarga, KTP dan kartu BPJS untuk penanganan lebih lanjut. 

Halaman
12
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved