Opini

Keajaiban ASI di Tengah Pandemi Covid-19

Pandemi Covid-19 bukanlah sebuah halangan bagi ibu-ibu saat ini untuk tetap memberikan nutrisi emasnya kepada buah hati melalui ASI atau air susu ibu.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM / HO-dr. I Gusti
dr. I Gusti Agung Ayu Novi Wiraningrat, Dokter Umum RSIA Dedari Kupang 

Oleh: dr. I Gusti Agung Ayu Novi Wiraningrat, Dokter Umum RSIA Dedari Kupang

TRIBUNFLORES.COM - Wabah Virus Covid-19 hingga kini masih melanda dunia.

Pandemi Covid-19 bukanlah sebuah halangan bagi ibu-ibu saat ini untuk tetap memberikan nutrisi emasnya kepada buah hati melalui ASI atau air susu ibu.

Saat ini pemberian ASI masih dibawah target yakni masih 32,8 persen dimana angka target adalah 80 persen, padahal ASI eksklusif merupakan sebuah hal yang penting. Pemberian ASI di tengah-tengah pandemi COVID-19, dapat dilakukan dengan tetap menjaga protocol kesehatan (prokes).

Baca juga: Mengenal Tanda dan Gejala Hepatitis Akut pada Anak-anak

Sebagai dasar untuk mencapai pertumbuhan dan perkembangan yang maksimal, ASI merupakan hal penting yang perlu dipantau dalam tahap 1000 hari kehidupan melalui 6 bulan pemberian ASI eksklusif. ASI eksklusif merupakan sebuah tahap pemberian full ASI tanpa adanya intervensi pemberian jenis asupan lain selain ASI dimulai dari minimal 1 jam setelah kelahiran hingga berusia 6 bulan.

Bayi berusia 6 bulan ke atas perlu tetap diberikan ASI hingga berusia 2 tahun atau lebih yang disertai dengan makanan pendamping ASI yang tepat. Banyak bunda yang mengkawatirkan kondisinya saat terkena COVID-19 berkaitan dengan penularan terhadap bayinya yang baru lahir, sehingga lebih memilih memberikan susu formula ketimbang memberikan ASI.

Sesungguhnya hal tersebut adalah tidak benar dikarenakan hingga saat ini, belum terdeteksi adanya penularan virus aktif COVID-19 melalui ASI. Justru ASI merupakan media untuk mentransfer antibody-antibodi yang telah terbentuk pada tubuh ibu, sehingga si buah hati akan menjadi lebih kaya akan antibodi, sehingga akan tidak mudah untuk terkena penyakit.

Yang menderita COVID-19, namun disertai dengan gejala ringan hingga sedang, tentunya sangat disarankan untuk tetap memberikan ASI kepada buah hatinya dengan tetap memperhatikan prokes yakni memakai masker medis hingga faceshield, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir hingga bersih, membersihkan area yang akan bersentuhan dengan bayi sebelum dan setelah menyusui, serta tetap menjaga jarak dengan bayi saat pemberian ASI.

Disisi lain, bila anak anda yang terkonfirmasi positif COVID-19, tetaplah melanjutkan memberikan ASI dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Ibu-ibu menyusui juga aman untuk mendapatkan vaksinasi COVID-19, karena risiko efek vaksin terhadap bayi yang menyusui sangat rendah, sehingga ibu-ibu menyusui yang sudah divaksin, dianjurkan untuk melanjutkan pemberian ASI. Pentingnya memberikan ASI tidak hanya terbatas pada imunitas, namun juga memiliki pengaruh pada pengenalan rasa-rasa pada buah hati.

Rasa ASI penting untuk mengenalkan rasa dan variasi makanan, sehingga kedepannya anak bukan menjadi seseorang yang picky eater, sehingga ASI menjadi pondasi untuk kedepannya (trust, bonding, karakter, dan pengalaman, sistem imun).

Selain itu, ASI juga memberikan manfaat yang begitu besar bagi ibu yakni dapat mencegah kanker payudara, berperan sebagai KB alami, serta menyusui dapat mengurangi tingkat depresi post partum atau baby blues. Sehingga sangat penting untuk memantau dan sangat dianjurkan untuk memberikan ASI kepada buah hati semaksimal mungkin. Jika dibandingkan dengan susu formula, manfaat ASI jauh lebih tinggi.

Menyusui dapat diberikan hingga bayi berusia tiga tahun, karena usia tersebut adalah usia buah hati mencapai fase otonomi yakni kemampuan untuk mandiri, serta telah berakhirnya pula fase oral bayi. Sehingga peran kita sebagai orang tua dalam mencetak generas-generasi emas penerus bangsa diawali dari ASI. Anak hebat lahir dari orang tua yang cerdas, dan dari ASI, ikatan emosional akan terbentuk.

Baca Opini lainnya

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved