Berita Manggarai

Alumni St. Klaus Gelar Reuni Akbar, Sebut dapat Kebaikan yang Luar Biasa dari Pater Wazer

Hadir dalam acara ini, para alumni dari pelbagai angkatan, para guru dan juga sejumlah siswa dan siswi SMP-SMA St. Klaus.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM/HO-ALUMNI
SAMBUT - Alumni saat menyambut Pater Wazer untuk ikut acara reuni alumni St.Klaus di Manggarai, Selasa 17 Mei 2022. 

Ketiga, ada banyak legacy yang ditinggalkannya. Legacy yang ada tersebut ingin dilestarikan, dihidupi dan dijiwai oleh para alumni.

Pater Ernest Waser memiliki banyak nilai di dalam kehidupannya. Karyanya membentang dari selat sape sampai dengan Lembata di dalam karya- karya fisiknya juga sangat luar biasa. Warisan-warisan itu ingin kita teruskan, ingin kita lanjutkan.

"Lalu, siapa yang melanjutkan? Yach, kita semua sebagai anak-anak sosiologis yang suda dilahirkan oleh pater dari bumi Santu Klaus-Kuwu," ungkap Yasintus.

Hari Ini Sangat Luar Biasa

Pada tempat yang sama, Pater Ernest Waser selaku pendiri Lembaga Pendidikan SMP-SMA St. Klaus Kuwu dalam sambutannya menyampaikan, rasa senangnya bisa hadir dan bertemu dengan para alumni dalam kegiatan reuni akbar tersebut.

"Hari ini sangat luar biasa. Luar biasa. Saya hadir dan bertemu dengan para alumni hari ini. Terima kasih atas kesempatan ini bisa bertemu dengan ibu-bapak dan juga dengan suster," ungkap Pater Waser yang disambut tepukan tangan dari para alumni yang hadir dalam acara reuni tersebut.

Lebih lanjut, Pater Waser menyampaikan bahwa salah satu kunci dari keberhasilan adalah kedisiplinan. Dengan berdisiplin, lanjutnya, setiap alumni terlihat berhasil dimana-mana.

"Latih disiplin. Kerja, studi dan bangun dengan tertib. Setiap hari ikut aturan. Dengan begitu, kamu melatih diri untuk disiplin. Dan saya lihat bahwa berdasarkan itu, kalian berhasil dimana-mana karena latih disiplin kerja," cetusnya.

Lebih jauh, Pater Waser menyampaikan bahwa sejauh ini, ada banyak kesulitan yang dihadapinya. Salah satunya adalah kondisi mata air Wae Lerong tertutup tanah longsor selama dua tahun dan belum digali kembali.

Hal tersebut, kata Pater Waser, terjadi karena dirinya tidak memiliki uang untuk membayar pekerja yang akan menggali longsoran tanah tersebut. Namun, dirinya bersyukur bahwa dalam acara reuni tersebut, Tuhan membawa kepadanya sumbangan. Karena itu, ia menyampaikan terima kasih banyak.

"Saya mengalami di sini selama ini adalah tidak ada uang. Dan hari ini, Tuhan membantu lagi dan membawa kepada saya sumbangan. Terimakasih untuk sumbangannya," cetus Pater Waser.

Untuk diketahui, acara ini dimeriahkan oleh penampilan dari para siswa dan siswi SMP-SMA St. Klaus Kuwu, diantaranya: tarian kolaborasi etnis, dance moderen, puisi, penampilan band SMA, vokal grup, tarian rangkuk alu, band SMP St. Klaus.

Berita Manggarai lainnya

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved