KM Sirimau Kandas

KM Sirimau Karam di Perairan Lembata Angkut Dua Jenazah PMI

Kapal Motor Sirimau karam sejak Selasa,17 Mei 2022 di perairan Desa Palilon, Kecamatan Ile Ape mengaungku dua jenzah Pekerja Migran Indonesia.

Editor: Egy Moa
TRIBUN FLORES.COM/RICKO WAWO
Dua peti jenazah itu diturunkan di Pelabuhan Lowoleba, Kamis 19 Mei 2022. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, RICKO WAWO

TRIBUNFLORES.COM, LEWOLEBA-Kapal Motor (KM) Sirimau  karam di perairan dangkal  Desa Pailolon, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata ternyata membawa dua jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Malaysia.

Kedua peti jenazah itu dibawa dari Pelabuhan Tenau Kupang dengan tujuan Pelabuhan Lorens Say Maumere. 

Setelah berhasil dievakuasi sekitar pukul 12.30 Wita, Kamis, 19 Mei 2022, kapal naas ini kemudian kembali ke Pelabuhan Lewoleba pada pukul 14.00 Wita. 

Dua peti jenazah ini kemudian langsung diturunkan dan dibawa ke Larantuka dengan kapal cepat.

Baca juga: KM Sirimau Berhasil Dievakuasi, Kini Sudah Sandar di Pelabuhan Lewoleba

Disaksikan Tribun Flores, pada dua peti jenazah tersebut tertulis 'Jenazah PMI'  dengan nama Marselinus Seto dan Benedic M. Boro. 

"Iya ada dua jenazah yang dibawa," kata Abdul Syukur, Kepala Syahbandar Lewoleba ketika dikonfirmasi wartawan. 

Jenazah itu dibawa dari Malaysia. Keduanya merupakan warga asal Kabupaten Sikka dan Ende. Dua jenazah laki-laki itu pun rencananya akan diturunkan di Pelabuhan Maumere, Sikka.

Nahkoda KM Sirimau Kapten James Haba, menuturkan, dua peti jenazah itu tidak diturunkan lebih awal saat ada tim evakuasi karena keluarga ingin jenazah tetap ada di dalam Kapal Pelni.

Baca juga: KM Sirimau Dikabarkan Berhasil Dievakuasi, akan Sandar di Pelabuhan Lewoleba

"Ini bukan pertama kali angkut jenazah. Sudah sering. Mereka lebih percaya dengan kapal PT Pelni," tegas James. 

James juga menuturkan, selama kurang lebih dua malam satu hari sejak kapal itu kandas, pihaknya tidak pernah alpa memperhatikan kondisi para penumpang.

"Keselamatan penumpang paling utama dari segalanya di dalam kapal ini," paparnya.

Mereka juga berterima kasih kepada tim gabungan TNI AL, Polair Lembata, Dinas Perhubungan Lembata, Basarnas Maumere dan pihak lain yang membantu proses evakuasi.

Baca juga: KM Sirimau Masih Karam di Lembata, Penumpang akan Dievakuasi Hari Ini

Hingga berita ini diturunkan, KM Sirimau masih sandar di Dermaga Lewoleba. Satu per satu penumpang mulai turun dari kapal untuk membeli berbagai kebutuhan perjalanan.

Belum bisa dipastikan, kapal ini kembali melanjutkan pelayaran ke Maumere, Sikka. Sebab belum ada informasi pasti dari pihak Syahbandar selaku otoritas wilayah pelabuhan dan pelayaran.

Berita Lembata lainnya

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved