Kasus Pelecehan di Sikka
BREAKING NEWS: Ajak Pergi ke Pantai, Pemuda di Sikka Garap Paksa Anak Dibawa Umur
Pelaku mengajak korban bersantai di Pantai. Namun saat di Pantai pelaku melancarkan aksinya dan kini korban melaporkan kejadian tersebut.
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Paulus Kebelen
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE- Seorang pemuda berinisial L (25) garap paksa MMH seorang anak dibawa umur berusia 13 tahun di kawasan hutan Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka.
Ironisnya, MMH dipaksa melakukan hubungan badan dengan modus bersantai di pantai setempat.
Karena sempat ditolak, L lantas menggendong korban masuk ke dalam hutan. Pelaku membuka celana dalam korban hingga melakukan hubungan badan layaknya suami istri.
Atas perlakuan bejad dan tak senonoh tersebut, korban lantas melapor keluarganya, kemudian berlanjut ke pihak Kepolisian Resor (Polres) Sikka, Rabu 22 Juni 2022.
Baca juga: Seram Jalur Lingkar Luar Kota Maumere
Aksi bejad itu kini tertuang dalam Laporan Polisi (LP) Nomor : LP-B /163 / VI / 2022 / SPKT / RES. SIKKA / POLDA NTT, tanggal 22 Juni 2022.
Kapolres Sikka, AKBP Nelsom Filipe Diaz Quintas, melalui Kasie Humas AKP Margono menjelaskan, korban yang sempat berteriak membuat pelaku mengurungkan aksinya.
"Dia (korban) teriak dan pelaku tahan sejenak. Karena korban merasa sakit, pelaku memaksa korban," ujar AKP Margono.
Pihak kepolisian sudah mengumpulkan laporan korban dan keterangan saksi-saksi, dan pelaku segera ditindak berdasarkan ketentuan hukum.
BERITA SIKKA LAINNYA:
KACA JENDELA PECAH
Sementara itu, Kaca jendela di Kantor Perumda Air Minum (PDAM) Wair Pu'an Kabupaten Sikka pecah.
Kaca tersebut pecah diduga akibat perseteruan sesama rekan kerja, Rabu 22 Juni 2022 siang.
Informasi yang berhasil dihimpun TRIBUNFLORES.COM, menyebutkan perseteruan itu terjadi pada pukul 13.00 wita antara direktur PDAMI Boy Satrio dan A yang merupakan staf di PDAM.
Menurut salah seorang karyawan kejadian itu antara direktur dan A adalah salah satu stafnya.
"Perseteruan antara Direktur BS dan salah satu staf, bernama A," ujarnya singkat saat diwawancarai wartawan.
Terkait penyebab perseteruan BS dan A, pihaknya belum bisa menginformasikan insiden itu secara detail.
Pantauan TRIBUNFLORES.COM, anggota Kepolisian Resor (Polres Sikka) sudah datang untuk melakukan mediasi di ruangan belakang kantor.
Untuk informasi lebih jelas, pihak PDAM Wair Pu'an Sikka meminta awak media untuk bertahan karena situasi belum kondusif.
"Tahan dulu. Saat ini yang bersangkutan masih tenangkan diri," ujar salah seorang staf.
BERITA SIKKA LAINNYA:
Warga Palue Rugi Rp 3 Juta
Sementara itu, Valentina Lebi (48) warga Kampung Ndeo Dusun Watuweko, Rt.001 Rw. 001 Desa Ladolaka, Kecamatan Palue, Sikka, menjadi korban aksi pencurian.
Barang belanjaannya raib di depan Toko Rejeki Maumere, Jalan Raja Centis, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Alok Timur, Selasa 21 Juni 2022 sekitar pukul 12.30 Wita.
Saat itu ia dan sang anak singgah di Toko Rejeki untuk belanja barang yang lainnya dan barang yang sudah dibelanja di toko lain sebelumnya disimpan pada karung di atas sepeda motor mereka.
Namun sialnya, barang belanja yang sudah disimpan karung itu raib digasak maling pada siang bolong itu.
"Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian sekitar Rp.3.000.000 (Tiga Juta Rupiah). Atas Kejadian tersebut pelapor datang melapor ke SPKT Polres Sikka untuk dapat diproses selanjutnya, dengan LP nomor : LP / B / 162 / VI / 2022 / SPKT /RES SIKKA / POLDA NTT,"ujar Kasi Humas Polres Sikka, Rabu 22 Juni 2022.
Terekam CCTV
Sebelumnya, kasus pencurian barang belanjaan milik Valentina (48) asal Kecamatan Palue di depan Toko Rejeki Maumere terekam kamera tersembunyi Closed Circuit Television (CCTV).
CCTV itu adalah milik Toko Rejeki Maumere yang terletak di Jalan Raja Centis, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka.
Informasi yang diperoleh TRIBUNFLORES.COM menyebutkan dalam CCTV itu terlihat jelas sosok seorang pria mengenakan sepeda motor dan memakai helm mengikuti korban saat menuju Toko Rejeki Maumere.
Saat itu, korban dan anaknya sedang berbelanja barang di Toko Rejeki Maumere dan barang belanja yang lainnya disimpan pada motor mereka yang diparkir depan Toko Rejeki Maumere.
Dalam video yang beredar, tampak seorang pria mengatur sepeda motornya dan terlihat memperhatikan situasi kiri dan kanan sambil mendekati motor korban.
Situasi aman, terduga pelaku lalu melancarkan askinya mengambil barang milik korban.
Setelah itu terduga langsung kabur menggunakan sepeda motornya yang sudah diarahkan ke jalan raya.
Korbanpun keluar dari dalam toko, barang di atas motor sudah tidak ada dan berupaya mencari.
Korban lantas melaporkan kejadian itu kepada pihak Kepolisian di Mapolres Sikka.
Barang Hilang
Sebelumnya, Nasib nahas dialami oleh Valentina Lebi (48) warga Kampung Ndeo Dusun Watuweko, Rt.001 Rw. 001 Desa Ladolaka, Kecamatan Palue, Sikka.
Pasalnya sejumlah barang belanjaannya raib digasak maling di kawasan pertokoan, tepatnya di depan Toko Rejeki, Jalan Raja Centis, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Selasa 21 Juni 2022 sekitar pukul 12.30 Wita.
Kapolres Sikka, AKBP Filipe Nelson Dias Quintas, melalui Kasi Humas, AKP Margono, menjelaskan kronologi kasus yang menimpa warga asal Pulau Palue tersebut.
"Kejadian pada hari Selasa tanggal 21 Juni 2022 pukul 12.30 wita. Tempat kejadian di depan toko Rejeki Jalan Raja Centis , Kel. Kota Baru Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka,"ujarnya.
Ia menerangkan korbannya adalah Valentina Lebi (48) seorang petani asal Ndeo Dusun Watuweko, Rt.001 Rw. 001 Desa Ladolaka,Kecamatan Palue.
Ia menjelasakan pada hari Selasa tanggal 21 Juni 2022 Sekitar Jam 12.30 Wita, anaknya dan korban atas nama Valentina Lebi sedang berbelanja keperluan di pertokoan.
Pada saat korban masuk ke dalam Toko Rejeki korban meletakan barang bawaannya yang mana baru korban beli dari toko lainnya di atas sepeda motor milik korban yang di parkirkan di depan Toko Rejeki.
Setelah korban selesai berbelanja, korban keluar dari toko Rejeki dan mendapati bahwa barang-barang belanjaannya yang disimpan di dalam karung dan diletakan di atas sepeda motor milik korban.
Barang tersebut telah hilang dicuri orang dan korban mengecek diseputaran itu.
Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian sekitar Rp.3.000.000 (Tiga Juta Rupiah).
Atas Kejadian tersebut pelapor datang melapor ke SPKT Polres Sikka untuk dapat diproses selanjutnya, dengan LP nomor : LP / B / 162 / VI / 2022 / SPKT /RES SIKKA / POLDA NTT.
Ia menerangkan polisi menerima laporan dan mendatangi TKP.
Polisi juga sudah mendapatkan rekaman CCTV bahwa tampak seorang pria mengenakan sepeda motor dan mengenakan helm yang diduga mengambil barang belanjaan itu.
Barang Belanjaan Raib
Sebelumnya, Kasus pencurian terjadi di Kota Maumere, tepatnya di depan Toko Rejeki, Jalan Sultan Hasannudin, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, Selasa 21 Juni 2022 sekitar pukul 12.30 Wita.
Berdasarkan informasi yang diperoleh TribunFlores.com, korban atas nama Valentina Lebi (48) bersama anaknya sedang berbelanja keperluan di Toko Rejeki.
Pada saat korban masuk ke dalam toko, korban meletakan barang bawaannya yang baru dibelanjanya dari toko lainnya di atas sepeda motor miliknya yang ia parkir di depan toko tersebut.
Namun saat korban keluar dari toko, barang bawaannya yang ia simpan di atas motornya telah hilang dicuri orang.
Setelah mendapati barang bawaannya hilang, Valentina dan anaknya langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Sikka.
Menindaklanjuti laporan tersebut, anggota Polres Sikka langsung bergerak menuju lokasi kejadian dan melakukan olah TKP serta meminta keterangan dari para saksi di lokasi kejadian.
Akibat kejadian tersebut, Valentina mengalami kerugian sekitar Rp 3 juta.