Warga NTT Korban KKB
Isak Tangis Warga Kampung Bangka Ajang Manggarai Ratapi Korban KKB
Isak tangis menggema di Kampung Bangka Ajang, Kecamatan Rahong Utara, Kabupaten Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu 16 Juli 2022 malam
TRIBUNFLORES.COM, RUTENG - Isak tangis menggema di Kampung Bangka Ajang, Kecamatan Rahong Utara, Kabupaten Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu 16 Juli 2022.
Warga Kampung Bangka Ajang meratapi meninggalnya Yohanes Rangkas. Yohanes tewas akibat aksi brutal Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Nanggolait, Kabupaten Nduga, Papua, Sabtu 16 Juli 2022 pagi.
Yohanes Rangkas memang sudah sejak 7 tahun silam tidak pernah pulang ke Bangka Ajang, namun sosok Yohanes Rangkas, tetap terpatri dalam sanubari keluarga dan warga Kampung Bangka Ajang.
Yohanes merantau ke tanah Papua untuk bekerja demi merubah nasib sekaligus membantu orangtuanya di Bangka Ajang. Di tengah kesibukannya Yohanes selalu menyempatkan waktu menghubungi sanak keluarganya di Bangka Ajang.
Baca juga: Pemkab Manggarai Sampaikan Duka Cita, Pemulangan Jenazah Korban KKB Ditanggung Negara
Tidak heran, kabar meninggalnya Yohanes, membuat warga Kampung Bangka Ajang heboh. Warga Kampung Bangka Ajang pun berbondong-bondong berdatangan ke rumah orangtua Yohanes untuk doa bersama.
Pihak keluarga sangat berharap jenazah Yohanes Rangkas bisa dipulangkan ke Bangka Ajang. Namun, keluarga terkendala biaya memulangkan jenazah Yohanes Rangkas.
Gayung bersambut, Sekda Manggarai, Drs. Jahang Fansi, memastikan, biaya pemulangan jenazah ditanggung negara. Sekda Fansi mengaku saat ini pihaknya tengah berkoordinasi dengan Pemkab Manggarai Barat.
Menurut Sekda Fansi, pemulangan Kendaraan Yohanes Rangkas, akan melalui Bandara Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat. Mewakili Pemerintah Kabupaten Manggarai, Sekda Fansi menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Yohanes Rangkas.
"Sore tadi kami sudah tugaskan pak Camat Rahong Utara dan Kepala Puskesmas Nanu untuk ke rumah duka bertemu keluarga berduka dan sampaikan rasa duka cita pemerintah," kata Sekda Fansi kepada TRIBUNFLORE.COM, Sabtu 16 Juli 2022 malam.
"Sesuai regulasi terkait hal ini, jenazah akan diantar ke kampung halaman almarhum dengan biaya negara, karena itu Pemkab Manggarai akan berkoordinasi dengan Pemkab Mabar dalam hal ini, karena pasti jenazah akan melalui Labuan Bajo," imbuhnya.
Baca juga: Dua Warga Ngada dan Seorang Asal Manggarai Meninggal Ditembaki KKB Papua
Yosep Kawe , kakak Yohanes mengaku Jumat 15 Juli 2022 malam sebelum tewas di tangan KKB, Yohanes sempat menelfon keluarga di Bangka Ajang. Menurutnya, tidak ada tanda -tanda dan firasat buruk bahwa Yohanes akan meninggal dunia.
Keesokkan harinya, kata Yosep, Keluarga dan warga Kampung Bangka Ajang, sangat kaget mendapat kabar dari Papua bahwa Yohanes meninggal dunia.
"Tadi malam dia (Yohanes) sempat telepon dulu dengan kami, dia bilang kabar baik," ungkap, Yosep Kawe, Sabtu 16 Juli 2022 petang.