Berita Manggarai

Siap Kembangkan Energi Panas Bumi Ulumbu, PLN Lakukan “Tabe Gendang” di Manggarai

Pembangunan PLTP Ulumbu di rencanakan memanfaatkan 7 area pengeboran, diantaranya 5 area sumur produksi dan 2 sumur reinjeksi.

Editor: Gordy Donovan
ISTIMEWA
RITUAL - Acara Tabe Gendang di Manggarai oleh PLN, Juli 2022. 

TRIBUNFLORES.COM, RUTENG - PT PLN (Persero) terus mendukung transisi energi di Indonesia dengan mengembangkan pembangkit energi baru dan terbarukan (EBT).

Salah satunya Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu 2 x 20 MW yang berlokasi di kabutapaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur.

Pembangunan PLTP Ulumbu di rencanakan memanfaatkan 7 area pengeboran, diantaranya 5 area sumur produksi dan 2 sumur reinjeksi.

Memulai program pembangunan tersebut, PLN melakukan kegiatan “Tabe Gendang” atau sosialisasi secara adat kepada masyarakat sekitar lokasi pembangunan yang marupakan bagian dari tahapan prakonstruksi.

Baca juga: Kantor Desa Kewaelaga Lamawato Adonara Timur Disegel Warga

 

Lokasi Tabe Gendang dilakukan di 4 Desa yakni Desa Lungar, Desa Mocok, Desa Wewo, dan Desa Golo Muntas, Kecamatan Satarmese Kabupaten Manggarai.

General Manager PT. PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara, Wahidin menuturkan acara sosialisasi adat yang disebut Tabe Gendang merupakan wujud penghormatan PLN kepada local genius atau masyarakat adat dan sebagai bentuk permohonan ijin untuk memasuki suatu daerah atau wilayah sebelum melaksanakan aktifitas dilapangan.

"Melalui kegiatan ini kami menyampaikan kepada masyarakat terkait rencana pembangunan, pentingnya infrastruktur kelistrikan yang akan PLN bangun, dan tahapan - tahapan prakonstruksi serta konstruksi, yang harus selaras dan menciptakan harmonisasi dengan masyarakat selaku stakeholder ring 1 kami," ujar Wahidin.

Lebih lanjut pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi ini adalah wujud implementasi tansformasi PLN, yang berkomitmen untuk menurunkan emisi gas rumah kaca (GRK) di sektor ketenagalistrikan dengan mengembangkan energi terbarukan salah satunya di PLTP Ulumbu.

Pengembangan energi panas bumi PLTP Ulumbu 2 x 20 MW harus diwujudkan, sehingga mampu menciptakan ketahanan energi melalui renewable energy secara mapan dan berkelanjutan, dan sejalan dengan rencana pemerintah untuk meningkatkan peran EBT pada bauran energi nasional yang ditargetkan mencapai 23 persen pada tahun 2025.

Baca juga: Korban KKB Asal Manggarai Dikenal Sosok Baik,Ramah dan Rajin

“Kendala teknis maupun non teknis yang dihadapi jelas menjadi tantangan, dengan misi bauran energi dan semangat Net Zero Emission (NZE) di 2060, maka disnilah peran penting seluruh pemangku kepentingan, stakeholder mulai dari masyarakat sampai pemerintah daerah dapat menyatukan ikhtiar demi penggunaan energi hijau yang bersumber dari bumi Flores” tutup Wahidin.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved