Breaking News:

Berita Ende

Sensasi Seruput Kopi Di Kampung Adat Wologai dan Hutan Pinus Kabupaten Kebesani

Sao Kopi Wolopaku merupakan salah satu cafe terletak di Kampung Wolopaku, Desa Kebesani, Kecamatan Detukeli,Kabupaten Ende.

Editor: Egy Moa
TRIBUN FLORES.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Owner Sa'o Kopi Wolopaku, Suasana Susan menuangkan kopi yang diseduh di Sa'o Kopi Wolopaku, Minggu 21 Agustus 2022. 

 
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Tommy Mbenu Nulangi

TRIBUNFLORES.COM, ENDE-Sa'o Kopi Wolopaku merupakan salah satu cafe yang terletak di Kampung Wolopaku, Desa Kebesani, Kecamatan Detukeli, Kabupaten Ende tepatnya di Jalan trans Wolonio-Detukeli.

Jarak dari pertigaan Wolonio hanya sejauh 5 km. Cafe yang dibangun oleh seorang perempuan bernama Suasana Susan tersebut berada persis di tengah destinasi wisata budaya Kampung Adat Wologai dan Hutan Pinus Kebesani.

Kepada media ini, Owner Sa'o Kopi Wolopaku, Suasana Susan mengaku, bagi masyarakat Kampung Wolopaku, kopi bukan hanya sekedar minuman untuk menghangatkan tubuh dari dinginnya dataran tinggi Desa Kebesani.

Menurutnya, kopi adalah bagian yang tak terpisahkan dari semua masyarakat yang ada di kampung tersebut. Sebab dengan komoditi itu masyarakat bisa menapaki kehidupan mereka.

Baca juga: Ibu Rumah Tangga dan Aparat Desa Main Judi Online Digerebek Polres Ende

"Makanya saya termotivasi membangun Sa'o Kopi ini untuk mengapresiasi kopi sebagai salah satu komoditi unggulan yang sejatinya telah menghidupi masyarakat di kampung Wolopaku ini," ujarnya.

Wanita yang biasa disapa Susan ini mengaku, sebenarnya keinginan untuk membangun Sa'o Kopi ada di benaknya sejak sepuluh tahun yang lalu. Namun karena ada satu dan lain hal, maka baru bisa terwujud tahun ini.

"Karena saya ingin anak-anak kita belajar tentang kopi. Mengedukasi mereka tentang kopi, karena kita punya kebun kopi, kenapa kita tidak mengolah kopi ini dengan baik," ujarnya.

Selain itu, jelas Susan, dirinya membangun Sa'o kopi tersebut karena memang ingin mengangkat Kampung Wolopaku supaya bisa dikenal dimata masyarakat Indonesia dan dunia sebab kampung itu sangat jauh dari hiruk pikuk keramaian.

Baca juga: Hengkang dari Ende, UP3 FBB Optimalisasi Layanan Listrik KSPN Labuan Bajo

"Sehingga dengan adanya Sa'o Kopi, kampung Wolopaku ini bisa diketahui oleh masyarakat indonesia dan dunia dengan kopi-nya yang memiliki cita rasa yang berbeda," ujarnya.

Ia mengaku, sudah banyak sekali pengusaha yang membangun usaha cafe di daerah tersebut. Meski begitu, Sa'o Kopi Wolopaku memiliki keunikan tersendiri baik itu cita rasa kopi-nya maupun pemandangan alam yang ditawarkan di kampung itu.

"Ke depan kami tawarkan bagi pengunjung, apabila mereka ingin mengetahui proses pembuatan kopi, maka kita akan memberitahu tahapan proses pembuatan kopi. Jadi mereka tidak hanya menikmati kopi tapi juga mendapat edukasi tentang proses pembuatan kopi," jelasnya.

Wanita yang sudah 20 tahun lebih berdomisili di Belanda itu mengatakan, kedepan pihaknya akan membangun villa bagi para pengunjung di tempat tersebut. Hal itu dilakukan untuk bisa memberikan pelayanan yang lebih kepada para pengunjung.

Baca juga: 133 Warga Binaan Lapas Ende Terima Remisi pada HUT ke 77 RI

"Kalau mereka mau belajar kopi misalnya, maka kita sediakan juga penginapan bagi mereka, sehingga mereka tidak susah-susah mencari penginapan disini," jelasnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved