Berita Manggarai Barat

Diduga BBM Campur Air,Mobil Mogok Setelah Isi Pertalite di SPBU Labuan Bajo

Sejumlah pelanggan SPBU Prundi Labuan Bajo,Manggarai Barat kesal karena kendaraan miliknya mati total setelah mengisi bahan bakar pertalite.

Editor: Egy Moa
TRIBUN FLORES.COM/GECIO VIANA
Pengisian bahan bakar di SPBU Prundi, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Selasa 23 Agustus 2022. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Gecio Viana

TRIBUNFLORES.COM,LABUAN BAJO- Sejumlah pelanggan SPBU Prundi Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat mengaku kesal, karena kendaraan miliknya mati total setelah mengisi bahan bakar jenis Pertalite, Selasa 23 Agustus 2022.

Kejadiannya berlangsung setelah para pengendara sepeda motor dan mobil mengisi bahan bakar di SPBU yang beralamat di Sernaru, Kelurahan Wae Kelambu, Kecamatan Komodo Kabupaten Manggarai Barat. 

"Saya isi pertalite sekitar jam 6 pagi, selesai isi sekitar 5 meter dari SPBU mobil mati, mobil selanjutnya juga begitu," kata  pengendara mobil, Febrianus Suhardi (32). 

Febrianus tidak sendiri, sebanyak 3 mobil dan sejumlah motor lainnya mengalami hal serupa.

Baca juga: Pria Asal Ende Selundupkan 1,5 Ton Solar Ditangkap Polsek Lembor Manggarai Barat

"Dari pihak teman tanya mungkin ada kesalahan. Kami cek, memang pertalite dari SPBU campur air. Semua yang korban ada 4 mobil begitu juga motor," katanya. 

Pihaknya pun telah berkoordinasi dan berkomunikasi dengan pihak SPBU, dan selanjutnya akan dilakukan perbaikan kendaraan bagi pelanggan yang menjadi korban. 

"Harapan SPBU harus lebih hati-hati lagi, entah dari tanki atau SPBU," harapnya. 

Pelanggan lainnya, Robertus Darsono mengaku mengalami kerugian sebab tidak bisa berjualan air tanki karena pikap miliknya mati total karena kejadian tersebut.

Baca juga: Dua Warga Manggarai Barat Tersangka Judi Online 

Pihaknya berharap, agar manajemen SPBU tidak hanya memperbaiki kendaraan bermotor miliknya, namun mengganti rugi atas usaha yang tidak bisa ia jalankan 

"Kami minta ganti rugi," katanya. 

 Pengawas Manager SPBU Prundi, Imosentius Bandar Mas mengucapkan permohonan maaf atas kejadian tersebut.  Ia menjelaskan, bahan bakar minyak yang diduga bercampur air berasal dari Depot Reo yang tiba pada Selasa dinihari. 

"BBM yang dikirim dari Depot Reo ada kontaminasi. Untuk sementara masih dalam penyelidikan," katanya. 

Pihaknya pun akan bertanggung jawab untuk melakukan perbaikan atas kerusakan kendaraan bermotor yang dialami para pelanggan. 

Berita Manggarai Barat lainnya

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved