Profil Biara di Flores
Tak Hanya Berdoa, Para Frater di Biara Agustinian Maumere Olah Kebun Tanam Hortikultura
Biara Canonici Regulares A Jesu Domino (CJD) didirikan oleh RP Myron Effing CJD dengan Co-founder RP Daniel Maurer CJD.
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Nofri Fuka
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Kehidupan religius sangat melekat erat dengan pribadi seorang frater atau biarawan maupun biarawati.
Terkhusus kehidupan doa (Ora) menjadi salah satu aset penting yang dipraktekkan oleh para Frater dalam sebuah biara hampir tiap hari.
Namun, ada satu fakta lainnya, ternyata tak hanya kehidupan religius atau doa saja yang dihidupi para frater melainkan bekerja (labora) juga ditekuni para frater setiap hari.
Kali ini bertempat di lingkungan Biara Canonici Regulares A Jesu Domino (CJD) atau Biara Agustinian di Maumere, pada Minggu 28 Agustus 2022, para frater berkesempatan menunjukkan hasil karya tangan mereka di sebuah lahan perkebunan sayuran yang berada di sekitar lokasi Biara Agustinian, Maumere.
Baca juga: Profil Biara Canonici Regulares A Jesu Domino atau Biara Agustinian di Maumere, Flores, NTT
Lahan perkebunan tampak cukup luas, terdapat juga beberapa bedengan untuk sayuran yang sementara digarap.
"Di lahan yang kami garap ada berbagai jenis tanaman yang kami tanam yakni, Terong, Buncis, Tomat selain itu juga bumbu seperti Sere, kunyit, maupun ubi dan masih banyak lagi," ungkap Frater Obet seraya menunjukkan beberapa tanaman yang sudah mulai bertumbuh.
Semenjak hadir di Maumere pada Tahun 2015 lalu, lahan di sekitar Biara Agustinian mulai dibuka dan digarap serta dijadikan tempat untuk membangun gedung.
Frater Obet menjelaskan hingga saat ini mereka memanen hasil perkebunan sayuran yang digarap selama beberapa kali. Hasil yang dipanen dimanfaatkan untuk kebutuhan mereka sendiri ada juga sebagiannya dijual.
Adapun tujuan dari pekerjaan yang mereka lakukan, Frater Obet menjelaskan hal itu adalah wajib mereka lakukan.
Baca juga: SMPN 1 Wae Rii Luncurkan Buletin Sketsa; Kadis PKO Ingatkan Jaga Obyektivitas
"Sebagai seorang biawaran pastilah harus bekerja. Dan itu tidak bisa bilang tidak dilakukan sama halnya berdoa bagian dari melakukan pekerjaan berdoa, namun dengan bekerja lamgsung seperti ini banyak hal atau manfaat yang dapat diperoleh," kata Obet.
Obet menegaskan antara berdoa dan bekerja itu harus berjalan beriringan.
"Berdoa dan bekerja atau biasa kita sebut ora et labora dua hal yang tak dapat dipisahkan dalam diri seorang biarawan. Dua-duanya harus berjalan seimbang," ungkapnya.
Profil Biara