IFTK Ledalero
Luncurkan Nama dan Logo IFTK Ledalero, Ditjen Diktiristek Beri Pesan Ini
dengan terbentuknya IFTK Ledalero bisa menyiapkan SDM unggul yang dibanggakan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/dies.jpg)
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Direktur Kelembagaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi (Ditjen Diktiristek), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Dr. Lukman, S.T., M.Hum meluncurkan nama dan logo Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero pada Rabu 14 September 2022.
Acara launching berlangsung di Auditorium Santo Thomas Aquinas disaksikan segenap civitas akademika IFTK Ledalero, Sekda Sikka, Alvian Parera bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Sikka dan undangan yang sempat hadir di Aula St. Thomas Aquinas Ledalero maupun secara virtual.
Tampak prosesi peluncuran nama dan logo IFTK Ledalero berlangsung meriah dengan rangkaian acara yang sangat menghibur.
Usai acara launching, kepada TribunFlores.com, Dr. Lukman mengungkapkan, dengan terbentuknya IFTK Ledalero bisa menyiapkan SDM unggul yang dibanggakan. "Sehingga dari Ledalero ini, Maumere pada khususnya tidak bersekolah ke luar Maumere tapi bisa di sini dan bisa menjadi SDM SDM yang siap di dunia kerja," ujarnya.
Baca juga: Kasus Dugaan Korupsi Dana Covid-19, Kalak BPBD Flotim Jadi Tersangka, Ditahan di Rutan Larantuka
SDM berkualitas yang dihasilkan, kata Dr. Lukman hendaknya siap bekerja di posisi mana saja. "Mereka bisa di dunia usaha, dunia industri, dan mereka bisa memiliki kepercayaan diri, bisa bekerja dimanapun dan bisa membawa nama kampus Ledalero, Maumere, dan ke dunia," pungkasnya.
Pesan Untuk Mahasiswa
Menurut Dr. Lukman mahasiswa saat ini harus bersaing diantara 9 Juta mahasiswa di Indonesia. Oleh karena itu mahasiswa IFTK Ledalero harus bisa mempersiapkan diri dengan baik.
"Pesan saya untuk anak-anak mahasiswa tolong belajar untuk semuanya, mempersiapkan tantangan, perlu banyak, mahasiswa saat ini harus berjuang diantara 9 Juta mahasiswa," terangnya.
Lanjutnya, kalau di Ledalero tidak memiliki standar yang sama, tidak masuk dalam persaingan, maka kemungkinan bisa tergilas.
Harapannya adalah "apakah mau menjadi pemain dalam pertarungan global ini atau hanya mau jadi penonton saja melihat perubahan yang terjadi dan tergilas oleh zaman bukan yang menentukan zaman. Buatlah sejarah bukan menjadi bagian dari sejarah," pesannya.
Baca juga: Kejari Flotim Tetapkan Sekda Flotim Tersangka, Ini Respon Pjs Bupati Flores Timur Doris Rihi