Rabu, 8 April 2026

Riwayat Santo dan Santa Katolik

Riwayat Santo dan Santa Katolik Hari Ini, Teresa dari Avila Perawan dan Pujangga Gereja

Santo dan santa Katolik. Hari ini, Jumat 15 Oktober 2022, Gereja Katolik memperingati (peringatan wajib) Santa Teresa dari Avila.Dia Pujangga Gereja.

Tayang:
Editor: Laus Markus Goti
zoom-inlihat foto Riwayat Santo dan Santa Katolik Hari Ini, Teresa dari Avila Perawan dan Pujangga Gereja
TRIBUNFLORES.COM/HO-PATER JAIS O.CARM
INSPIRASI KATOLIK - Inspirasi renungan Katolik, Gereja memperingati Santa Teresa dari Avila, Perawan dan Pujangga Gereja, Sabtu 15 Oktober 2022. 

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Santo dan santa Katolik. Hari ini, Jumat 15 Oktober 2022, Gereja Katolik memperingati (peringatan wajib) Santa Teresa dari Avila.

Santa Teresa dari Avila dikenal sebagai Pujangga Gereja.

Berikut kisah tentang Santa Teresa dari Avila.

Terlahir dengan nama Teresa Sanches Cepeda Davila y Ahumada di Avilla, Spanyol Tengah pada 28 Maret 1515.

Baca juga: Inspirasi Renungan Katolik Harian Sabtu 15 Oktober 2022, Teresa dari Avila Pujangga Gereja

 

Teresa dikenal sebagai salah seorang mistisi besar Gereja dan bersama Santa Katarina dari Siena digelar sebagai Pujangga Gereja.

Dia juga terkenal sebagai pembaharu corak hidup membiara di kalangan Ordo Suster-Suster Karmelit.

Tersesa memanfaatkan masa aktifnya sebagai seorang suster Karmelit dengan banyak menulis literatur - literatur mistik Katolik yang bernilai tinggi.

Dari buku autobiografinya, kita mengetahui banyak hal tentang kehidupannya sendiri dan keluarganya. Orang tuanya saleh dan disiplin, namun tidak kaku: dermawan, tetapi tidak boros.

Teresa adalah anak ketiga dari sembilan bersaudara dari perkawinan kedua ayahnya, Alfonso Sanches de Cepeda dengan Beatrice Davilla y Ahumada.

Di rumah, Teresa mendapat pendidikan yang baik sehingga membuat dia berkembang menjadi seorang putri yang riang dan sangat aktif.

Baca juga: Inspirasi Renungan Katolik Hari Jumat 14 Oktober 2022 Jangan Takut

 

Semakin besar, Teresa semakin cantik dan menarik. Penampilannya sangat menyerupai ibunya.

Hanya saja, ia sadar akan keelokan wajahnya, dan akan jiwanya yang pesolek dan senang dikagumi.

Ayahnya cemas sekali akan perkembangannya sehingga cepat - cepat menyekolahkan dia di sebuah sekolah putri yang dikelola oleh Suster-Suster Santo Agustinus.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved