Riwayat Santo dan Santa Katolik
Riwayat Santo dan Santa Katolik Hari Ini, Teresa dari Avila Perawan dan Pujangga Gereja
Santo dan santa Katolik. Hari ini, Jumat 15 Oktober 2022, Gereja Katolik memperingati (peringatan wajib) Santa Teresa dari Avila.Dia Pujangga Gereja.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Inspirasi-Pater-Jais-Teresa-dari-Avila.jpg)
Bersama empat orang suster lain, ia mendirikan biara idamannya itu: “Biara Santo Yosef' di Avilla, pada 24 Agustus 1562.
Tujuan utamanya ialah untuk membarui semangat hidup suster-suster Karmelit sesuai dengan tujuan aslinya. Usahanya ini mendapat banyak tantangan. Namun, paus mendukung usaha pembaruannya itu.
Anggotanya terus bertambah dengan pesat. Selama 20 tahun berikutnya, Teresa menjelajahi seluruh Spanyol untuk menyebarluaskan ide pembaruannya itu, sambil mendirikan biara - biara semuanya berjumlah 15 meskipun dengan susah payah.
Ciri khas biaranya adalah kecil, miskin, tertutup terhadap dunia luar, dan berdisiplin keras. Semangat pembaruan yang dihidupkan Teresa menembus pula tembok Ordo Karmel lain yang ada pada masa itu.
Mereka pun mulai berbenah diri meneladani Teresa. Bersama Santo Yohanes dari Salib yang mempunyai semangat pembaruan yang sama dengannya, Teresa mendirikan pertapaan pertama bagi rahibrahib Karmelit di Duruelo.
Baca juga: Profil dan Motto Tahbisan Imam Diakon Milin, Akan Ditahbisakan di Gereja Katedral Ruteng
Untuk menjaga agar peraturan hidup para Karmelit dipegang teguh, Teresa menuliskannya dalam sebuah buku tebal. Selain itu, ia pun banyak menulis buku rohani yang berisi pengalaman-pengalaman rohaninya.
Buku-buku yang terkenal antara lain: Autobiografi berisi kisah hidupnya sejak kecil: Fondasi berisi uraian tentang upaya pembaruannya, Istana Batin berisi pengalamanpengalaman rohaninya.
Tulisan - tulisannya ini ditujukan terutama kepada para susternya. Namun, karena nilainya yang bersifat universal, Gereja menganggapnya sebagai khazanah iman Kristen yang tidak ternilai harganya bagi pengembangan iman.
Dengan demikian, tulisan-tulisannya itu menjadi kekayaan Gereja yang berisi ajaran rohani dan mistik Kristen yang dianggap berbobot bagi pembinaan iman umat, teristimewa di Spanyol.
Baca juga: Profil dan Motto Tahbisan Imam Diakon Milin, Akan Ditahbisakan di Gereja Katedral Ruteng
Wanita yang penuh wibawa, polos, cantik, dan menyenangkan itu jatuh sakit dan meninggal dunia di pangkuan Bd. Anne di Biara Alba de Tormes pada 24 Oktober 1582 dalam suatu perjalanan dari Burgos ke Avilla.
Beliau dinyatakan 'kudus' pada 1622 oleh Paus Gregorius XIV (1621-1623) dan diangkat sebagai pelindung Spanyol. (sumber buku 'Orang Kudus Sepanjang Tahun. Penyusun : Mgr. Nicolass Martinus Schneiders, CICM). (*)