Tempat Wisata di Ende
Tempat Wisata Rohani di Ende: Gua Maria Yate Raja Suguhkan Nuansa yang Romantis
Namun sayang hingga kini, sebagian besar wisata rohani belum terekspos. Salah satunya adalah wisata rohani Gua Maria Yate Raja.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Wisata-di-Ende.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Agnesia Dhelti
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Pulau Flores memiliki banyak tempat wisata, baik tempat wisata alam maupun tempat wisata rohani.
Namun sayang hingga kini, sebagian besar wisata rohani belum terekspos. Salah satunya adalah wisata rohani Gua Maria Yate Raja.
Gua Maria Yate Raja berada di Dusun Aelabha perbatasan Desa Mbobhenga dan Desa Tendambepa, Kecamatan Nangapanda, Kabupaten Ende, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur.
Meski berada di pedalaman namun tempat tersebut menyuguhkan pemandangan yang indah serta nuansa yang begitu tenang, lingkungannya pun asri dan rindang.
Baca juga: Guru dan Siswa SMPK Frateran Ndao Ziarah ke Gua Maria Yate Raja, Kepsek: Ini Adalah Hal Yang Baik
Jarak tempuh dari Kota Ende menuju Gua Maria Yate Raja memakan waktu sekitar 2 jam perjalanan, baik menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.
Menurut warga setempat, yang tak menyebutkan Namanya, gua tersebut diberi nama Yate Raja dalam bahasa Daerah Nage yang diambil dari dua kata yaitu Yate artinya Kubur dan Raja memiliki arti Raja, jika diartikan menjadi Kubur seorang Raja.
Dibalik Gua Maria ini terdapat Kuburan seorang Raja sehingga diberi nama Gua Maria Yate Raja.
Selain Gua Maria, ada juga tempat untuk prosesi jalan salib, dan dapat digunakan baik pada perayaan ibadat jalan salib biasa maupun pada jalan salib Jumat Agung (masa paskah).
Baca juga: Nikmati Wisata Flores, Wisatawan Asing Jelajahi Jalur Pantai Utara Flores Naik Sepeda
Peziarah yang ingin berziarah ke tempat ini harus berjalan kaki melewati jalan tanah yang dipenuhi rumput hijau sejauh 500 meter dari tempat parkir (jalan utama).
Saat mendaki melewati jalan tanah, seperti yang disebutkan sebelumnya peziarah dapat menikmati keindahan alam dan ketenangan dari tengah hutan dengan melihat gunung dan pepohonan kemiri yang tinggi.
Pantauan TribunFlores.com, Sabtu 22 Oktober 2022, beberapa umat setempat yang datang berkunjung ditempat ini melakukan doa rosario bersama dengan para guru dan pelajar dari SMPK Frateran Ndao dan menyampaikan devosi khusus kepada Bunda Maria.
Menurut Bruno, salah seorang umat setempat, mengatakan Gua Maria Yate Raja sudah ada sejak tahun 1995 dan dikunjungi oleh peziarah dari kampung itu sendiri hampir setiap harinya untuk berdoa kepada Bunda Maria.
Bruno menuturkan tempat ini berada di tengah hutan dan alangkah baiknya para peziarah bersikap sopan agar alam sekitar lebih sopan.
Ia juga meminta agar peziarah selalu menjaga kebersihan dan ketertiban jika ingin berdoa atau berdevosi kepada Bunda Maria.