Berita Sikka
Orang Tua Calon Tamtama di Sikka Jual 2 Bidang Tanah Bayar Oknum TNI Lanal Maumere, Ternyata Ditipu
Setelah menyerahkan uang sebesar Rp 70 juta kepada oknum NS, harapan Paulus Samuel dan Emilia Yuventa pupus karena ternyata anaknya gagal di tes medis
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Albert Aquinaldo
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Demi memenuhi permintaan NS, oknum anggota TNI AL Lanal Maumere yang meminta sejumlah uang sebesar Rp 70 juta guna keperluan mengikuti seleksi TNI AL, orang tua Laurensius Brin Disi rela menyerahkan uang sebesar Rp 70 juta kepada oknum anggota TNI AL Lanal Maumere berinisial NS.
Dua bidang tanah yang terletak di samping rumah Paulus Samuel, ayah kandung Laurensius Brin Disi yang dijual itupun terpaksa harus diserahkan kepada NS, oknum anggota TNI AL Lanal Maumere yang menjanjikan anaknya lolos menjadi anggota TNI AL.
Setelah menyerahkan uang sebesar Rp 70 juta kepada oknum NS, harapan Paulus Samuel dan Emilia Yuventa pupus karena ternyata anaknya gagal di tes kesehatan.
Hal itu diungkapkan Paulus Samuel dan Emilia Yuventa, warga RT.007/RW. 003, Dusun Habi Langir, Desa Habi, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur, kepada TribunFlores.Com pada Minggu, 30 Oktober 2022 siang.
Baca juga: Tokoh Masyarakat Minta Panglima TNI Pecat Anggota Lanal Maumere yang Diduga Jadi Calo Casis di Sikka
"Saya terpaksa jual dia bidang tanah hanya demi anak. Karena oknum TNI AL minta Rp. 80 juta. Dan saya sudah kasih 70 juta. Sisa sepuluh juta nya nanti pas anak pendidikan baru kasih lagi," ungkap Paulus Samuel.
Samuel yang didampingi sang istri mengungkapkan, saat penyerahan uang tersebut, NS, oknum anggota TNI AL tersebut menjanjikan anaknya atas nama Laurensius Brin Disi langsung diterima menjadi anggota TNI AL, dan apabila tidak lolos seleksi maka uang tersebut akan dikembalikan.
"Kami sudah datangi dia. Tapi dia menghindar dari kami. Dua hanya baru kembalikan uang sebesar Rp. 17 juta. Sementara lainnya belum. Kami hanya bisa pasrah saja pak. Kami mohon pak panglima tolong bantu kami orang kecil ini," pinta Emilia Yuventa, ibu kandung Laurensius Brin Disi.
Emilia juga menambahkan, sehari sebelumnya, ada empat anggota Lanal sempat mendatangi rumah mereka dan menanyakan kejadian yang dialami dan dilakukan oknum TNI AL tersebut.
"Kami diminta esok, Senin, 31 Oktober 2022, datang ke Makolanal untuk bertemu pimpinan Lanal Maumere. Dan kemarin ada oknum TNI AL datang ke rumah ini dan menanyakan kejadian ini," tutur Emilia.
Baca juga: Danlanal Maumere Tindak Tegas Oknum TNI Angkatan Laut yang Diduga Jadi Calo Tamtama di Sikka
Minta Panglima TNI
Sebelumnya, Tokoh masyarakat Desa Habi, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, Faustinus Vasko ikut menanggapi kasus dugaan pencalonan yang melibatkan, NS, oknum anggota TNI AL Lanal Maumere yang meminta uang sebesar Rp 70 juta kepada casis tamtama pada tahun 2021 lalu.
Mantan anggota DPRD Sikka itu bahkan meminta agar Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa menindak tegas oknum anggota TNI AL Lanal Maumere itu.

Menurut Faustinus Vasko, tindakan oknum anggota TNI AL Lanal Maumere itu telah mencoreng citra dan nama baik institusi TNI AL.