Berita Flores Timur

KPU Flores Timur Rekrut Panitia dan Sosialisasi Penggunaan Aplikasi SIAKBA

Komisi Pemilihan Umum (KPU) seluruh daerah di Indonesia mulai menjalankan sejumlah tahapan menjelang kontestasi politik pemilihan umum (Pemilu) 2024 .

Editor: Egy Moa
TRIBUN FLORES.COM/PAULUS KEBELEN
Anggota KPU Kabupaten Flores Timur pose bersama pesert sosialisasi pembentukan adhoc di Aula Kantor Desa Lemanu, Kecamatan Solor Selatan, Kabupaten Flores Timur, Selasa 15 November 2022. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Paul Kebelen

TRIBNFLORES.COM,LARANTUKA-Komisi Pemilihan Umum (KPU) seluruh daerah di Indonesia mulai menjalankan sejumlah tahapan menjelang kontestasi politik pemilihan umum (Pemilu) 2024 .

Menghadapi pesta demokrasi terakbar tersebut, KPU Kabupaten Flores Timur mengadakan sosialisasi penggunaan aplikasi Sistem Informasi Anggota KPU dan Badan Ad Hoc (SIAKBA). Sosialisasi berlangsung secara serentak Selasa 15 November 2022  pada tiga titik yaitu, Desa Waiwadan di Kecamatan Adonara Barat, Desa Lemanu di Solor Selatan dan Desa Konga di Kecamatan Titehena.

Kasubag Hukum dan SDM KPU Flores Timur, Rossa Asry menerangkan, perekrutan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) berjumlah keseluruhan 180 orang.

Ia menjelaskan, PPK dibentuk oleh KPU kabupaten atau kota untuk melaksanakan Pemilu dan Pilkada tingkat kecamatan, sementara PPS untuk Pemilu dan pemilihan di tingkat kelurahan atau desa.

Baca juga: Penyidik Serahkan Tersangka dan Barbuk Korupsi Dana Covid Flores Timur ke Penuntut Umum

"Dengan informasi ini kiranya para pihak atau stake holder bisa sama-sama bersinergi untuk memberikan masukan, agar proses pembentukan berjalan efektif dan efisien," katanya di Aula Kantor Desa Lemanu, Kecamatan Solor Selatan.

Pembentukan badan Ad Hoc pemanfaatan aplikasi SIAKBA menjadi program prioritas KPU dalam menyiapkan database penyelenggara. Menurutnya, sosialisasi aplikasi berbasis website sangat penting untuk menyebarluaskan informasi tentang badan Ad Hoc agar diketahui masyarakat luas demi transparansi proses perekrutan. 

"Tujuan demi transparansi proses perekrutan sehingga bisa menghasilkan SDM yang berkualitas sesuai prinsip penyelenggaraan pemilu," tandasnya.

Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Flores Tijur, Ibrahim D'jafar, mengawali pembicaraan dengan memaparkan sejumlah kendala ketika mengakses aplikasi SIAKBA.

Baca juga: Warga Pelosok Flores Timur Terharu, Terima Paket Sembako dari Kapolres Flores Timur

"Rencananya besok itu (16 November 2022), pengumuman perekrutan sudah dibuka. Tetapi dalam uji coba minggu lalu, ternyata aplikasi SIAKBA ada hal-hal yang harus disempurnakan," katanya

Menurutnya, aplikasi SIAKBA belum bisa diakses seluruh pengguna di Indonesia secara serentak. Sehingga, jelasnya, setiap kabupaten hanya diperkenalkan tujuh email untuk pendaftar.

"Dari tujuh email saja masih ada masalah, tetapi bahwa masih akan disempurnakan lagi," jelas Ibrahim.

Ibrahim berujar alasan pendaftaran dilakukan secara online berawal dari usulan peserta rapat tingkat nasional yang menyebutkan beberapa orang sering iseng memasukan persyaratan.

Baca juga: WNA Yang Tewas Tenggelam di Flores Timur Akan Diterbangkan ke Amerika Serikat

"Dalam forum rapat di Jakarta kemarin, kami menceritakan tentang proses perekrutan tingkat bawah. Ada pengalaman di tempat-tempat tertentu, beberapa orang sering iseng sehingga keterangannya tidak lengkap dan dinyatakan gugur," katanya.

Meski di Flores Timur masih ada wialayah yang kesulitan mengakses internet, harap Ibrahim tidak membuat proses pesta demokrasi terhambat.

"Semoga kendala jaringan tidak membuat kita terhambat dalam proses ini," ucapya.*

Berita Flores Timur lainnya

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved