Berita NTT

Kasus Potongan Jari Manusia dalam Sayur Lodeh di NTT, Polisi Periksa 7 Saksi

olisi memeriksa tujuh saksi terkait kasus penemuan potongan jari di dalam sayur lodeh yang dibeli dari salah satu warung makan di Desa Manleten Belu.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUN FLORES.COM/CHRISTIN MALEHERE
BERI PENJELASAN - Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Ariasandy, S.IK memberikan penjelasan soal kasus potongan jari manusia dalam sayur lodeh di NTT. Terkait kasus Kasus Potongan Jari Manusia dalam Sayur Lodeh di NTT, Polisi sudah Periksa 7 Saksi termasuk dua orang pekerja di warung itu. 

TRIBUNFLORES.COM, KUPANG - Polisi memeriksa tujuh saksi terkait kasus penemuan potongan jari di dalam sayur lodeh yang dibeli dari salah satu warung makan di Desa Manleten, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur.

Ketujuh saksi itu diperiksa personel Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Belu.

"Awalnya diperiksa lima orang sebagai saksi. Tapi kemarin ada periksa lagi dua orang, sehingga sampai saat ini sudah tujuh orang saksi," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah (Polda) NTT Komisaris Besar Polisi Ariasandy, kepada Kompas.com, Minggu (18/12/2022).

Melansir Kompas.Com, Ariasandy menambahkan, dua saksi yang diperiksa merupakan pekerja di warung makan dan pegawai di tempat pembuatan tahu.

Baca juga: Bidokkes Polda NTT Kirim Potongan Jari Manusia dalam Sayur Lodeh di NTT ke Jakarta

 

Polisi juga kembali memeriksa pelapor, Petrus Watu (30), warga Desa Haitimuk, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka.

Pemeriksaan tambahan itu untuk mendalami keterangan Petrus Watu yang sebelumnya menyebut potongan jari manusia itu ditemukan dalam tahu di sayur lodeh tersebut.

Pemeriksaan, kata Ariasandy, dilakukan untuk mendapatkan rangkaian kejadian yang lebih jelas dari peristiwa itu.

Sebelumnya, Petrus Watu (30), warga Desa Haitimuk, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT), mendatangi Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Tasifeto Timur.

Dia melaporkan potongan jari manusia yang ditemukan dalam sayuran yang hendak disantapnya.

"Sayur lodeh tahu itu dibelinya di warung makan Al milik YKD, di Dusun Baulenu, Desa Manleten, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Kamis (8/12/2022) siang," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda NTT Komisaris Besar Polisi Ariasandy, kepada Kompas.com, Minggu (11/12/2022).

Ariasandy menyebut, Petrus menyantap sayur lodeh untuk makan siang yang dibeli Dion Klau dan Isto Foa di warung makan tersebut.

Baca juga: Umat Paroki Santa Maria Imaculata Asumptha Habi Dirikan Pohon Natal Tertinggi di Sikka

Kirim ke Jakarta

Sementara itu, petugas dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bidokkes) Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT), telah mengirim potongan jari manusia dalam sayur lodeh ke Jakarta.

Ahli forensik Rumah Sakit Bhayangkara Titus Uli Kupang, NTT Eddi Hasibuan mengatakan, potongan jari itu sudah dikirim ke Laboratorium DNA Pusdokkes Mabes Polri di Jakarta.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved