Berita NTT
Kasus Potongan Jari Manusia dalam Sayur Lodeh di NTT, Polisi Periksa 7 Saksi
olisi memeriksa tujuh saksi terkait kasus penemuan potongan jari di dalam sayur lodeh yang dibeli dari salah satu warung makan di Desa Manleten Belu.
"Potongan jari ini kita kirim untuk pemeriksaan lanjutan," kata Edi kepada sejumlah wartawan, Sabtu (17/12/2022) petang melansir Kompas.Com Minggu 18 Desember 2022.
"Tadi pagi sudah dikirim oleh dokter Wily ke Laboratorium Pusdokkes dengan pesawat Batik," sambung Edi.
Edi menjelaskan, meski telah diperiksa pihaknya belum bisa mengidentifikasi.
"Nantinya, dari Pusdokkes melakukan profile DNA, guna mematikan milik pria atau wanita," kata Edi.
Dia menyebut, potongan jari manusia orang dewasa itu sudah mengecil dan berwarna hitam dengan panjang 1,5 sentimeter.
Edi menduga, jari yang ditemukan itu merupakan potongan dari ibu jari dan telunjuk.
"Tentunya ini hanya dugaan saja bagian ibu jari atau jari telunjuk. Tapi lebih jelas nanti diungkap oleh Pusdokkes Polri," kata dia.
Hasilnya, lanjut Edi, sekitar tiga minggu bahkan satu bulan, karena daging dan kuku masih melekat tapi sudah mengecil dan mengering.
Sebelumnya diberitakan, Petrus Watu (30), warga Desa Haitimuk, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT), mendatangi Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Tasifeto Timur.
Dia melaporkan potongan jari manusia yang ditemukan dalam sayuran yang hendak disantapnya.
"Sayur lodeh tahu itu dibelinya di warung makan Al milik YKD, di Dusun Baulenu, Desa Manleten, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Kamis (8/12/2022) siang," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda NTT Komisaris Besar Polisi Ariasandy, kepada Kompas.com, Minggu (11/12/2022).
Ariasandy menyebut, Petrus menyantap sayur lodeh untuk makan siang yang dibeli Dion Klau dan Isto Foa di warung makan tersebut.
Baca juga: Nginap di Kos Pacar, Pemuda Asal Satar Mese Nekat Curi Uang Warga Rp 10,5 Juta di Ruteng
Polisi Kesulitan
Sebelumnya, satuan Reskrim Polres Belu belum dapat mengungkapkan identifikasi terhadap sidik jari dari potongan sidik jari yang ditemukan dalam sayur lodeh dari sebuah warung makan di Desa Manleten, Kecamatab Tasifeto Timur, Kabupaten Belu.
Kepada POS-KUPANG.COM, Kamis 15 Desember 2022, Kasat Reskrim Polres Belu, Iptu Djafar Awad Alkatiri mengatakan kondisi potongan jari manusia yang ditemukan dalam sayur lodeh hanya setengah yang membuat penyidik kesulitan untuk identifikasi menggunakan sistem tes sidik jari.