Senin, 13 April 2026

Berita Manggarai

Cuaca Ekstrim di Manggarai, Bupati Hery Siapkan Langkah Antisipasi Bencana

Hadapi Cuaca Ekstrim di Manggarai, Bupati Manggarai, Hery Nabit rapat siaga bencana dan siapkan langkah antisipasi bencana.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Hilarius Ninu | Editor: Hilarius Ninu
zoom-inlihat foto Cuaca Ekstrim di Manggarai, Bupati Hery Siapkan Langkah Antisipasi Bencana
TRIBUNFLORES.COM/HO-PEMKAB MANGGARAI
Bupati dan Wabup Manggarai-Bupati Manggarai, Hery Nabit dan Wabup Manggarai, Heri Ngambut rapat siaga bencana di Manggarai hadapi cuaca ekstrim. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORE.COM, Aris Ninu

TRIBUNFLORES.COM,RUTENG-Guna menghadapi cuaca ekstrem di Kabupaten Manggarai tiga sampai 4 bulan ke depan, Bupati Manggarai, Herybertus G. L. Nabit, S.E, M.A memimpin Rapat Kesiapsiagaan Menghadapi Cuaca Ekstrem di Kabupaten Manggarai di Aula Nuca Lale pada Jumat, 30 Desember 2022 sore.

Rapat siaga bencana ini dihadiri oleh Wakil Bupati Manggarai, Heribertus Ngabut, S.H, unsur Forkopimda yakni Dandim 1612 dan perwakilan dari Polres Manggarai, Sekretaris Daerah, Fansi Jahang, Kepala BMKG Ruteng para Asisten Sekda, Pimpinan Perangkat Daerah yang terkait dengan kesiapsiagaan menghadapi situasi bencana serta stakeholder lainnya.

Dalam rapat tersebut, Bupati Hery bersama jajarannya membahas hal-hal yang perlu dilakukan untuk mengantisipasi situasi bencana yang mungkin terjadi akibat cuaca ekstrem/peralihan musim mulai saat ini hingga 3-4 bulan mendatang.

Yang mana berdasarkan Rilis BMKG Kupang, cuaca ekstrem berupa hujan dan angin kencang akan melanda Provinsi NTT dalam beberapa waktu ke depan.

Baca juga: Gelombang Tinggi dan Angin Kencang Landa Reo Manggarai

Pada saat yang sama, berdasarkan data yang diterima BPBD Kabupaten Manggarai, dalam 10 hari terakhir telah Terdapat beberapa laporan bencana akibat angin kencang dan curah hujan yang tinggi.

Bupati Hery Nabit dalam arahannya meminta agar seluruh stakeholder meningkatkan kesiapsiagaan serta melakukan koordinasi secara intensif sehingga dapat dengan cepat melakukan antisipasi dan tindakan pada saat terjadi bencana.

"Saya minta Dinas PUPR segera mendata jumlah alat berat yang tersedia sehingga bisa didistribusi untuk standby di titik-titik bencana. Chainsow (mesin sensor) juga didata. Berapa yang kita (pemerintah) punya dan berapa yang bisa kita pinjam dari mitra kita atau pihak swasta yang bisa kita pinjam. Di kecamatan-kecamatan dan desa juga harus didata chainsaw-chainsaw yang ada sehingga bisa kita pakai nanti kalau ada pohon yang tumbang, dan lain-lain. Dinas Kesehatan, Puskesmas-Puskesmas harus stand by," paparnya.

Dirinya juga meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manggarai untuk mengaktifkan Posko Siaga Bencana sampai bulan April 2023 serta segera melakukan koordinasi dengan SPBU untuk antisipasi BBM pada kendaraan/alat berat untuk penanggulangan bencana.

Baca juga: Angin Kencang Landa Larantuka, Rumah Mama Kamsina Rusak

 

 

Sementara itu, para camat dan kepala desa/lurah sudah diinstruksikan untuk mengeluarkan himbauan peringatan dini agar masyarakat di lokasi rawan bencana bisa lebih waspada.

Pada saat yang sama, Wakil Bupati, Hery Ngabut mengingatkan pentingnya koordinasi dengan semua pihak untuk memastikan agar kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

"Kita tidak pernah tidur. Lakukan koordinasi dengan Forkopimda, BMKG, SPBU dan lain-lain. Pastikan juga ketersediaan beras di Dinas Sosial untuk penanganan bencana. Jaga kesehatan, kerahkan seluruh kekuatan, Posko tidak boleh sepi, harus selalu ada orang," ungkapnya.

Bupati Hery pada kesempatan itu menegaskan, rapat siaga bencana cuaca ekstrem di Kabupaten Manggarai ini dilaksanakan untuk mengantisipasi/meminimalisasi dampak buruk yang dapat terjadi manakala terjadi situasi bencana.

Baca juga: Lagi-Lagi Warga Sikka Protes Pemerintah, Timbun Jalan Rusak Pakai Tanah dan Pasir

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved