Berita Lembata

Pengeroyokan ODGJ di Lembata Belum Ada Tersangka, BEKUK akan Demo saat Kapolda NTT ke Lewoleba

Yosep memastikan pihaknya kembali menggelar unjuk rasa pada saat Kapolda NTT datang ke Lembata jika belum ada kepastian adanya penetapan tersangka.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUN FLORES.COM/RICKO WAWO
KETERANGAN PERS - Kapolres Lembata, AKBP Dwi Handono Prasanto menyampaikan keterangan proses hukum kasus penganiayaan Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) di Mapolres Lembata, Kamis 29 Desember 2022. Hingga kini, Kasus pengeroyokan terhadap orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), Yosef Kafaso Bala Lata Ledjab, alias Balbo (33) yang diduga dilakukan puluhan anggota Polres Lembata, pada Selasa malam 27 Desember 2022, belum juga menunjukkan adanya penetapan tersangka. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Ricko Wawo

TRIBUNFLORES.COM, LEWOLEBA - Kasus pengeroyokan terhadap orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), Yosef Kafaso Bala Lata Ledjab, alias Balbo (33) yang diduga dilakukan puluhan anggota Polres Lembata, pada Selasa malam 27 Desember 2022, belum juga menunjukkan adanya penetapan tersangka.

Hal itu disampaikan oleh Koordinator Umum Bentara Kemanusiaan Untuk Keadilan ( BEKUK ) Yosep Ladjar.

Yosep memastikan pihaknya akan kembali menggelar unjuk rasa pada saat Kapolda NTT datang ke Lembata jika belum ada kepastian adanya penetapan tersangka.

Kapolda NTT Irjen Pol Johanis Asadoma dijadwalkan datang ke Lembata pada 27 Januari 2023 saat peresmian Patung Anton Enga Tifaona di Tugu Simpang Lima Wangatoa.

Baca juga: ODGJ korban Pemukulan Oknum Polisi di Lembata Gelar Ritual Adat Mencari Keadilan

 

Jika ada perubahan jadwal kunjungan maka demonstrasi akan disesuaikan dengan jadwal kunjungan tersebut.

"Kami akan menyampaikan kinerja Kapolres kepada Kapolda tentang kasus ini. Bahwa Kapolres Lembata diduga sedang melindungi puluhan oknum Polisi yang terlibat," kata Yosep Ladjar, dalam keterangan tertulisnya yang diterima, Selasa, 17 Januari 2023.

Menurut dia, proses penegakan hukum kasus pengeroyokan ini berjalan lambat. Di masyarakat saat ini pun tersebar isu bahwa pengeroyokan terhadap Balbo merupakan salah sasaran.

Padahal saksi mengatakan bahwa puluhan oknum itu sejak awal mencari Balbo. Para terduga pelaku pun sebelumnya terlibat perkelahian dengan Balbo di Perempatan Toko Sunrise, Bilangan Kota Baru.

Kakak kandung Balbo yakni Andreas Ledjab mengaku kecewa dengan proses hukum yang dinilai berjalan sangat lambat.

"Pertanyaan saya, pasal yang disangkakan ini kepada siapa jika tersangkanya tidak segera ditetapkan," ujar Andreas, Senin, 16 Januari 2023.

Baca juga: Gunung Ili Lewotolok di Lembata Erupsi, Ketinggian Abu Capai 400 Meter, Warga Harus Waspada

Menurut dia, kalau sudah di tahap penyidikan artinya bahwa dua alat bukti sudah ada sehingga Polres harus segera menetapkan tersangkanya.

Semua keterangan saksi mengarah pada puluhan oknum polisi yang diduga sebagai pelaku. Namun tidak ada satupun yang dipanggil berdasarkan tiga kali Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) yang disampaikan kepada keluarga Balbo.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved