Berita Ngada
Pedagang Mengeluh Jual Beli di Pasar Bobou Bajawa Ngada Sepi
Aktivitas jual beli di Pasar Bobou, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada sepi, Selasa 4 April 2023.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/PASAR-BOBOU-NGADA-FLORES.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Oris Goti
TRIBUNFLORES.COM, BAJAWA - Para pedagang di Pasar Bobou, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada mengeluhkan sepinya aktivitas jual beli di pasar tersebut. Persoalan itu berdampak pada pendapatan pedagang yang kian merosot sementara tuntutan pengeluaran juga tinggi.
Pantauan TRIBUNFLORES.COM, Selasa 4 April 2023, aktivitas jual beli di Pasar Bobou memang nampak sepi. Selain itu, banyak lapak yang tidak terisi.
Menurut pedagang, para pembeli cenderung lebih memilih berbelanja di area Kota Bajawa, pada pedagang kaki lima dan para pedagang yang jualan di bahu jalan.
"Kalau mereka (pembeli) tidak ke sini yah kami di sini sepi. Mereka lebih suka beli sayur, tomat, buah, ikan dan barang lain tu di kota, mungkin mereka pikir kalau ke sini buang lagi uang ojek," ujar Mama Yuliana Beo pedagang asal Desa Bowali.
Baca juga: Disperindang Ngada Temukan Pedagang Jual Minyak Goreng Subsidi Rp 20 Ribu Per Liter
"Saya hari ini jual dari pagi sampai jam dua belas siang ini belum ada satupun pembeli. Jadi hanya menunggu saja di sini," imbuhnya.
Dia juga menuturkan, pendapatannya per hari hanya berkisar Rp 20.000. Pada hari tertentu jika ramai hanya mencapai Rp 50.000.
Dengan pendapatan demikian, Mama Yuliana kesulitan membiayai kebutuhan keluarga termasuk untuk biaya transportasi dari rumah ke pasar dan sebaliknya.
Hal senada dikeluhkan oleh Mama Martina Beo, pedagang asal Desa Turamuri dan sejumlah pedagang lainnya. Menurut mereka berdagang di Pasar Bobou belum memberikan dampak ekonomi yang berarti.
Baca juga: Mama-mama di Ngada Sudah Tunggu Presiden Jokowi di Pasar Bobou Bajawa
Disperindang Butuh Kerja Sama Lintas Sektor