Selasa, 12 Mei 2026

Pemilu 2024

Bawaslu NTT Monev Kesiapan Bawaslu Lembata dan Logistik Pemilu ke KPU

Bawaslu Provinsi NTT melakukan Monev ke Lembata mengetahui kesiapan jajaran ad hoc dan Bawaslu Lembata mengawasi pelaksanaan Pemilu tahun 2024.

Tayang:
Penulis: Ricko Wawo | Editor: Egy Moa
zoom-inlihat foto Bawaslu NTT Monev Kesiapan Bawaslu Lembata dan Logistik Pemilu ke KPU
TRIBUNFLORES.COM/HO
Anggota Bawaslu Provinsi NTT, Amrunur Muh. Darwan (Amrunur) melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) di Bawaslu Lembata, Selasa, 30 Januari 2024. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Ricko Wawo

TRIBUNFLORES.COM, LEWOLEBA-Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi NTT, Amrunur Muh. Darwan (Amrunur) melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di Bawaslu Lembata terkait persiapan Pengawasan Pemilu 2024.

Monev menjelang pemungutan suara tanggal 14 Februari 2024 ini untuk memastikan kesiapan Bawaslu Lembata bersama jajaran ad hoc terkait sumber daya manusia (SDM) pengawas, pengawasan kampanye, data pemilih dan pengawasan logistik Pemilu.

Ketika diskusi bersama anggota Bawaslu Lembata, Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat (HP2MHM),  Muhammad Rifai bersama staf, dia menekankan strategi pengawasan dan pencegahan yang harus dilakukan.

"Cara berpikir pengawas harus sudah pada tataran kemungkinan hal- hal yang terburuk, sehingga ada langkah- langkah mitigasi yang dilakukan," tandasnya, Selasa 30 Januari 2024.

Baca juga: Bawaslu Lembata Awasi Pengepakan Logistik Pemilu 2024

 

 

Kordiv Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat (P2H) Bawaslu Provinsi NTT ini juga memantau pengepakan logistik Pemilu di gudang logistik KPU Lembata dan bertemu langsung Sekretariat KPU Lembata, Kunradus Liwu. Amrunur memastikan  distribusi logistik ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) masing -masing Kabupaten Lembata.

"Harapannya ketika pendistribusian oleh teman-teman teknis perlu memastikan secara baik agar terhindar dari hal - hal tidak diinginkan," katanya.

Sementara itu Kun Liwu memastikan prinsip kehati- hatian harus diutamakan dalam pendistribusian agar semuanya berjalan sesuai yang diharapkan. Pendistribusian logistik  dilakukan H-3 untuk kecamatan yang jaraknya jauh dan H-2  untuk kecamatan terdekat. 

Amrunur  juga menyambangi penyelenggara ad hoc di Sekretariat Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kecamataan Nagawutung dan Nubatukan.  Dia menyampaikan persiapan pengawasan ,strategi pengawasan dan pencegahan serta data pemilih.

Baca juga: Bawaslu Lembata Dampingi Sosialisasi Aplikasi Siwaslu di Lebatukan

"Data pemilih menjadi isu seksi setiap pelaksanaan Pemilu, untuk itu teman - teman pengawas kelurahan dan desa dibawah koordinir Panwaslu Kecamatan wajib menginventaris pemilih tidak memenuhi syarat (TMS) baik meninggal, ubah status manjadi TNI/Polri dan lainnya yang memungkin tidak memberikan hak suara di TPS nanti. Dan Juga harus memastikan pemilih yang mungkin pindah domisili, pindah memilih dan pemilih khusus wajib mengantongi dokumen sebagai syarat untuk memilih," pesam Amrunur kepada Panwaslu Nagawutung dan Nubatukan.

Dia juga meminta agar Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) yang sudah dilantik 23 hari sebelum pungut hitung wajib diberikan bimbingan teknis sebelum melaksanakan tugas di TPS. *

Berita TRIBUNFLORES.COM lainnya di Google News


 
 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved