Berita Manggarai
Petani di Satar Mese Manggarai Senang Hasil Panen Melimpah
Angin segar di rasakan oleh Petani padi Sawah di Kecamatan Satar Mese, kabupaten Manggarai dengan hasil melimpah
Penulis: Charles Abar | Editor: Hilarius Ninu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/PETANI-Agustinus-Jeradun-petani.jpg)
"Dengan melihat keadaan padinya seperti ini berarti sudah ada peningkatan dari musim sebelum ini. Hal ini karena adanya program perubahan pola tanam," kata Agus.
Bagi Agustinus, ia menyampaikan terima kasih kepada pemerintah yang telah memberi solusi dengan perubahan pola tanam yang dampak sangat besar terhadap penghasilan mereka.
"Sebelumnya kami harus keluar banyak biaya untuk kerja sawah. Hal itu karena serangan hama cukup besar. Penyebab lain juga karena kelembaban tanah. Tahun ini hasil kami meningkat 7 ton/ha dibandingkan sebelumnya hanya mendapatkan 1 ton/hektar," tutupnya
Sementara Bupati Manggarai Herybertus GL Nabit mengatakan, penghentian tanam musim lalu kerena perbaikan irigasi ternyata memutuskan mata rantai hama dan penyakit.
Selain itu, areal yang tahun lalu ditanami kedelai juga mendapatkan hasil yang cukup bagus.
Dari pola-pola ini kata Bupati Hery, akan menjadi acuan dalam mengatur pola tanam untuk petani kedepan.
"Pelajarannya adalah kedepan kita akan tetap melakukan pergiliran tanaman itulah kenapa kedepan kita sampaikan adanya kerja sama saling memahami terutama petugas-petugas yang ada di lapangan dan petani," kata Bupati Hery disela panen raya.
Panen Raya ini kata Bupati Hery, bagian dari upaya bersama untuk menekan inflasi. Penanganan inflasi ini bagian dari kerja bersama semua pihak.
"Kita berharap panen raya ini membuat harga beras di Manggarai bisa ditekan sedikit setidaknya sampai dengan Maret hingga April sehingga stabiltas harga bisa dikendalikan," tutupnya
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News
| Teks Doa Pagi Lengkap dan Kutipan Injilnya |
|
|---|
| Jadwal Kapal Ferry di NTT Lengkap dengan Rute dan Jam Keberangkatannya Rabu 21 Februari 2024 |
|
|---|
| Kunci Desa Janti Berdaya Secara Ekonomi, Semangat Berinovasi hingga Dukungan BRImo dan AgenBRILink |
|
|---|
| Petani di Kupang Gagal Tanam Akibat Curah Hujan Rendah, DPRD: Pemerintah |
|
|---|