Jumat, 24 April 2026

Gunung Lewotobi Erupsi

Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Aktivitas Warga Masih Normal

"Saat ini Gunung Lewotobi Laki-laki berada pada status Level II (Waspada)," demikian isi laporan tertulus dari Pos Pengamatan Gunung Api (PGA).

Tayang:
Penulis: Paul Kabelen | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Aktivitas Warga Masih Normal
TRIBUNFLORES.COM/PAUL KABELEN
AKTIVITAS - Suasana di Desa Hokeng Jaya, Kecamatan Wulanggitang, Flores Timur. Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki masih berlangsung, Senin, 3 Juni 2024. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Paul Kabelen

TRIBUNFLORES.COM, LARANTUKA - Warga yang bermukim di sekitar lereng Gunung Lewotobi Laki-laki masih beraktivitas normal kendati saat ini masih dalam suasana erupsi, Senin, 3 Juni 2024.

Gunung Lewotobi Laki-laki dengan ketinggian 1.584 meter diatas permukaan laut (MDPL) dan berada di bagian tenggara Pulau Flores ini mengalami erupsi sebanyak satu kali bahkan tiga kali sehari.

Pada Senin, 3 Juni 2024 sekira pukul 09.21 Wita, erupsi kembali terjadi namun tinggi kolom abu tidak teramati. Erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 47.3 mm dan durasi sementara 6 menit 29 detik.

"Saat ini Gunung Lewotobi Laki-laki berada pada status Level II (Waspada)," demikian isi laporan tertulus dari Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) di Desa Pululera.

Baca juga: Gunung Lewotobi Laki-laki Terus Erupsi, Sejumlah Desa Dihujani Abu Vulkanik

 

Disebutkan, letusan disertai suara gemuruh yang kuat dan terus berlangsung saat laporan sedang dibuat. Suara gemuruh terdengar lebih jelas saat malam hari.

Sementara warga Desa Hokeng Jaya, Klatanlo, Nawokote, dan Boru tetap beraktivitas seperti biasa. Mereka umumnya pergi ke pasar untuk membeli kebutuhan rumah tangga.

Desa-desa tersebut terdampak abu vulkanik gunung yang bergerak ke arah barat. Jalanan, pemukiman, dan tanaman dipenuhi belerang berwarna abu-abu.

Warga Desa Nawokote, Tobias Lewotobi Puka, mengatakan warga memakai masker karena aroma belerang sangat menyengat dan cukup mengganggu pernapasan.

Baca juga: Gunung Lewotobi Laki-Laki Dua Kali Erupsi Membentuk Kolom Abu 600 Meter

"Aktivitas seperti biasa. Banyak yang pergi ke Pasar Boru, ada pula yang ojek. Wilayah kami juga kena abu tipis dan ada yang tebal," katanya.

Dia menyebutkan, kadar belerang paling tebal berada di Dusun Kumaebang yang kini masuk Desa Persiapan Nawokote B. Kemudian di Desa Hokeng Jaya, Klatanlo, dan Boru.

TRIBUNFLORES.COM berada wilayah terdampak merasakan hujan abu dengan intensitas tipis. Sementara wajah Gunung Lewotobi Laki-laki dan Gunung Lewotobi Perempuan tertutup kabut tebal.

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved