Angin Kencang di NTT
Angin Kencang Landa Provinsi NTT, BMKG Minta Warga Waspada
Waspadai potensi angin kencang yang sifatnya kering di musim kemarau yang berpotensi menyebabkan meluasnya kebakaran hutan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/ILUSTRASI-ANGIN-MELANDA-NTT.jpg)
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dilanda angin kencang. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta warga untuk waspada.
Kepala Stasiun Meteorologi Kupang Sti Nenotek, Sabtu 22 Juni 2024, mengatakan, secara umum sebagian besar wilayah NTT telah memasuki Musim Kemarau. Pertumbuhan awan mulai menurun dan angin Monsoon Timur sudah mulai aktif.
"Waspadai potensi angin kencang yang sifatnya kering di musim kemarau yang berpotensi menyebabkan meluasnya kebakaran hutan dan lahan di wilayah NTT," kata dia, Jumat siang.
BMKG memperkirakan angin kencang itu terjadi 22-24 Juni 2024, merata di seluruh wilayah di NTT. Sementara itu, tidak ada daerah yang berpeluang terjadi hujan.
Baca juga: TRC BPBD Sikka Siaga Abu Vulkanik Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki
Sementara pada prospek mingguan 21-27 Juni 2024, BMKG menyebut saat ini sebagian besar wilayah NTT telah memasuki musim kemarau. Diprakirakan kedepannya seluruh wilayah NTT sudah memasuki musim kemarau.
Secara umum kondisi dinamika atmosfer yang terpantau pada tanggal 18 Juni 2024 adalah
Suhu muka laut di wilayah NTT umumnya berkisar antara 26.0 °C - 32.0 C dengan anomali suhu muka laut di wilayah NTT berkisar antara -1.0 °C hingga +2.0 °C.
Tekanan udara di wilayah Indonesia pada umumnya berkisar antara 1005- 1014 hPa. Tekanan udara di wilayah Asia berkisar antara 981 - 1019 hPa, sedangkan di wilayah Australia berkisar antara 984 - 1030 hPa.
"Gelombang Equatorial Rossby dan Kelvin terpantau tidak aktif dan Madden Julian Oscillation (MJO) berada pada posisi netral sehingga tidak memberikan dampak terhadap wilayah NTT," tulis laporan yang dirilis BMKG itu.
| Kanwil Kemenkumham NTT Dampingi Penyusunan Analisis Jabatan di Rutan Larantuka |
|
|---|
| TRC BPBD Sikka Siaga Abu Vulkanik Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki |
|
|---|
| Kapal Bernama ''Hancur Karena Hobi'' Terseret Arus di Labuan Bajo, Nahkoda Terluka |
|
|---|
| Kapal Wisata Budi Utama Tenggelam di Labuan Bajo, 2 Turis Spanyol Terluka |
|
|---|