Sabtu, 16 Mei 2026

Tahbisan Uskup Agung Ende 

Simon Suban Kleden Terkejut dan Terharu Pater Paul Budi Kleden Jadi Uskup Agung Ende 

Simon Suban Kleden mengisahkan, pada tanggal 25 Mei 2024 sore, ia mendapat informasi bahwa adiknya terpilih menjadi Uskup Agung Ende. 

Tayang:
Penulis: Arnol Welianto | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Simon Suban Kleden Terkejut dan Terharu Pater Paul Budi Kleden Jadi Uskup Agung Ende 
TRIBUNFLORES.COM/ARNOLD WELIANTO 
CERITA - Simon Suban Kleden, kaka kandung dari  Uskup Agung Ende terpilih MGR Paul Budi Kleden, SVD saat berada di Ende untuk ikut acara pelantikan Uskup Agung Ende, Rabu 21 AGustus 2024 malam. 

Laporan Reporter TribunFlores.Com, Arnold Welianto

TRIBUNFLORES.COM, ENDE- Terkejut dan terharu begitulah yang dirasakan Simon Suban Kleden, kaka kandung dari  Uskup Agung Ende terpilih MGR Paul Budi Kleden, SVD.

Ia mengisahkan, pada tanggal 25 Mei 2024 sore, ia mendapat informasi bahwa adiknya terpilih menjadi Uskup Agung Ende

Informasi itu diketahui dari salah adiknya yang menghubunginya dari Kupang.

"Waktu itu, saat dengar bunyi handphone saya, ternyata dari adik saya yang di Kupang yang mengirim link dari Keuskupan Agung Ende, saya tanya ke adik saya dan dia bilang No Tuang diangkat jadi Uskup Ende,"ujarnya Rabu 21 Agustus 2024.

Baca juga: Tanpa Sekat, Umat Muslim di Ende Berikan Dukungan Jelang Penahbisan Uskup Agung Ende

 

Dikatakannya, ia sangat terkejut dan terharu karena kepercayaan yang begitu besar dari Vatikan untuk menjadi Uskup Agung Ende Mgr Paul Budi Kleden.

"Ada dua hal waktu itu, saya terkejut dan terharu karena kepercayaan yang begitu besar dari Vatikan untuk dia,"jelasnya.

Keluarga mengira, penugasan sebagai superior merupakan penugasan puncak dan selanjutnya akan berziarah ke Bali bersama keluarga.

"Sebenarnya kami mengira bahwa, penugasan dia sebagai superior itulah penugasan puncak untuk dia, karena sebelumnya dia janji setelah bulan Juni akan berziarah ke Bali, tapi dua minggu sebelumnya dia bilang ke saya jangan dulu pesan tiket," kata Mantan Redaktur Pelaksana Media Indonesia itu.

Simon Suban Kleden tidak mengikuti secara persis waktu kecil Uskup Agung Ende MGR Paul Budi Kleden, pasalnya sejak tahun 1975, ia sudah berangkat ke Jogja dan waktu itu adiknya masih berumur 10 tahun.

Meski demikian, ia hanya mendengar cerita kesehariannya dari suster dan Romo saat berada di Seminari Ledalero Maumere.

Baca juga: Indahnya Toleransi, Siswa Madrasah Aliyah dan SMAK Negeri Ende Menari Sambut Para Uskup

"Saya sebenarnya Keluar dari kampung tahun 1975 ke Jogja, waktu itu, Paul Budi Kleden masih berumur 10 tahun. Saya tidak terlalu mengikuti masa kecilnya. Tapi saya dengar dari gurunya dia, dari suster, dari Romo, saya mendengar, kalau berinteraksi langsung itu setelah dia ke seminari, kalau ketemu langsung paling saat dia datang liburan,"ujarnya 

Kata dia, sebagai anak tukang kayu, saat pulang liburan pastinya ia membantu orang tuanya untuk membuat jendela dan pintu.

Diketahui, saat ini, Keluarga Uskup Agung Ende terpilih MGR Paul Budi Kleden, SVD sudah berada di Kota Ende untuk mengikuti perayaan pentahbisan yang akan berlangsung di gereja Katedral Ende, Kamis 22 Agustus 2024.

Ia berharap, Uskup Agung Ende MGR Paul Budi Kleden bisa mensejahterakan umatnya ditengah perkembangan teknologi sehingga bisa membawa umat dekat dengan Tuhan.

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved