Flores Bicara
Risiko Penyakit Jantung Koroner Tidak Kenal Usia, Kaum Muda Waspada
Penyakit jantung koroner tidak hanya mengancam generasi yang lebih tua, tetapi juga bisa menyerang kaum muda.Penyakit jantung koroner disebabk
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/DOKTER-JANTUNG-DAN-PEMBULU-DARAH.jpg)
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE – Penyakit jantung koroner (PJK) tidak hanya mengancam generasi yang lebih tua, tetapi juga bisa menyerang kaum muda.Penyakit jantung koroner disebabkan oleh banyak faktor sehingga dikenal sebagai penyakit multifaktorial.
Penyakit jantung koroner terjadi ketika pembuluh darah jantung tidak dapat mengalirkan cukup darah kaya oksigen ke jantung. Penyakit ini juga terjadi karena ada kerusakan pada pembuluh darah koroner di mana pembuluh darah koroner mengalami penyumbatan.
Kondisi ini sering terjadi pada seseorang dengan usia lanjut namun dapat juga terjadi karena faktor genetik dan juga gaya hidup seperti merokok hingga diet yang tidak sehat.
Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dr. Christine N. Sinaga dalam Talk Show Flores Bicara Rabu, 11 September 2024 menjelaskan gejala umum penyakit jantung koroner yang perlu diwaspadai umumnya nyeri di dada seperti ditekan benda tumpul. Namun gejala nyeri di dada bisa karena gerd atau penyakit lambung namun perlu diperiksa lebih lanjut.
Baca juga: Korban Erupsi Gunung Lewotobi Harap Identifikasi BPBD Flotim Membuahkan Hasil
“Nyeri dada itu sebenarnya banyak penyebabnya apa lagi di dada kita ini organnya banyak. Sebenarnya nyeri dada yang kita rasain itu tidak semua karena jantung cuman yang paling mengancam nyawa memang adalah penyakit jantung,” jelas dr. Christine N. Sinaga.
Risiko Penyakit Jantung Korner
dr. Christine N. Sinaga mengingatkan, penyakit jantung koroner lebih lebih beresiko pada seseorang di usia muda yang memiliki riwayat merokok. Setelah tua, resiko penyakit jantung koroner akan lebih tinggi bahkan bisa terjadi di usia muda.
“Di dalam rokok banyak zat-zat kimia seperti nikotin, tar, karbon monoksida, dan yang lainya. Rokok itu bisa menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah dan berhubungan dengan kolesterol,” ucapnya.
Laki-laki
Seseorang yang terkena penyakit jantung koroner dapat juga terjadi karena adanya penumpukan plak kolesterol di dalam pembuluh darah. Hal ini menyebabkan seseorang dengan riwayat merokok memiliki empat kali lebih tinggi resiko terkena penyakit jantung koroner.
“Laki-laki itu paling banyak terkena penyakit jantung koroner dibandingkan perempuan, namun perempuan juga bisa kalau misalnya dia punya faktor resiko lain atau perempuan yang sudah mengalami menopause,” ungkap dr. Christine ketika menjadi narasumber Talk Show Flores Bicara Rabu, 11 September 2024.
dr. Christine juga menyampaikan bahwa penyakit jantung koroner terjadi karena faktor genetik.
“Orang tuanya kita yang masih satu garis dari kita menderita penyakit jantung, apalagi penyakit jantung dari usia muda mungkin saja kita juga bisa mengalami penyakit jantung yang sama,” ucapnya.
Penyakit Jantung Koroner
Risiko Penyakit Jantung Koroner
Gejala Penyakit Jantung Koroner
cegah penyakit jantung korner
Flores Bicara
spesialis jantung dan pembuluh darah
TribunEvergreen
Maumere
TribunFlores.com
| Korban Erupsi Gunung Lewotobi Harap Identifikasi BPBD Flotim Membuahkan Hasil |
|
|---|
| Sanksi ASN Tak Netral di Pilkada Manggarai Barat: Potong Tukin hingga Turun Jabatan |
|
|---|
| Guru ASN di Flores Timur Belum Terima Tambahan Gaji 8 Persen, yang Lain Sudah Terima |
|
|---|
| Masuk ke Indonesia Lewat Jalur Tikus WNA Filipina Diamankan Imigrasi Labuan Bajo |
|
|---|
| Mengenal Dua Satwa Kunci di Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo |
|
|---|