Masa Prapaskah Katolik
Wajib Tahu, Ini Aturan Puasa dan Pantang saat Masa Prapaskah bagi Umat Katolik
Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh Umat Katoliks saat berpuasa dan berpantang pada masa prapaskah.
Penulis: Nofri Fuka | Editor: Nofri Fuka
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Memasuki masa prapaskah Umat Katolik diwajibkan untuk menjalani masa puasa dan pantang.
Berpuasa dan berpantang pada masa prapaskah berbeda dengan perayaan yang lainnya.
Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh Umat Katoliks saat berpuasa dan berpantang pada masa prapaskah.
Untuk itu, simak selengkapnya tata cara berpuasa dan berpantang bagi umat Katolik di bawah ini;
Baca juga: Renungan Harian Katolik Selasa 25 Maret 2025, Berterima Kasih kepada Bunda Maria
Makna Pantang dan Puasa
Masa Prapaskah selalu dihubungkan dengan sebuah tindakan konkret, yakni pantang.
Pantang yang dimaksud di sini adalah tiap keluarga, kelompok atau perorangan memilih dan menentukan sendiri pantangan apa yang ingin dijalankan.
Berpantang artinya hidup lebih sederhana dan memberi makan kepada saudara-saudari yang berkekurangan.
Pantang sendiri memiliki dimensi sosial atau cinta kasih kepada sesama.
Kesederhanaan hidup dan kasih kepada sesama yang berkekurangan merupakan contoh hidup Yesus sendiri.
Hari wajib puasa adalah pada Rabu Abu dan Jumat Agung.
Umat Katolik yang berusia dewasa wajib berpuasa. Mereka hanya makan sekali sehari.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.