Gedung Sekolah di Sikka

Sebelumnya Disegel, Gedung Kelas Jauh SDN Gaikiu di Pemo Tana Wawo Kembali Dibuka 

Camat John Oriwis menyampaikan terima kasih kepada pemilik lahan yang berbesar hati kembali membuka segel

Penulis: Nofri Fuka | Editor: Nofri Fuka
TRIBUNFLORES.COM/NOFRI FUKA
SEGEL DIBUKA - Gedung Kelas Jauh atau kelas kaki SDN Gaikiu dibangun di Pemo, Desa Buu Utara, Kecamatan Tanawawo, Kabupaten Sikka sebelumnya disegel kembali dibuka, 8 Mei 2025. 

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Para siswa SDN Gaikiu yang bermukim di Kampung Pemo dan Rema kembali tersenyum. 

Pasalnya, Gedung Kelas Jauh SDN Gaikiu yang sebelumnya menampung mereka untuk mengikuti proses kegiatan belajar mengajar (KBM) sudah dibuka setelah sebelumnya disegel selama beberapa hari.

Gedung Kelas Jauh atau kelas kaki SDN Gaikiu dibangun di Pemo, Desa Buu Utara, Kecamatan Tana Wawo, Kabupaten Sikka.

Kelas jauh atau kelas kaki itu didirikan untuk memfalisitasi anak-anak sekolah dasar yang tinggal di Pemo dan Rema. 

 

Baca juga: Bangunan SMPN 048 Sa Ate Gaikiu di Tanawawo Sikka Ambruk Dihantam Angin Kencang 

 

 

Sebab, dua kampung ini letaknya cukup berjauhan dengan SDN Gaikiu. Untuk mencapai SDN Gaikiu para siswa dari Pemo dan Rema harus menempuh Jarak sejauh 6 KM dengan berjalan kaki.

Dengan adanya sekolah kelas kaki ini dapat mempermudah para siswa dalam mengakses pendidikan.

Camat Tana Wawo, John Oriwis menyampaikan bahwa sebelumnya terjadi persoalan internal yang melibatkan pemilik lahan dan beberapa warga.

Persoalan yang dimaksud yakni ada oknum menyebarkan berita yang tidak benar dan menyinggung pemilik lahan.

Pemilik lahan telah menghibahkan beberapa ratus meter lahannya untuk membangun Gedung kelas jauh tersebut. Namun oknum tertentu menyebarkan gosip yang tidak benar tentangnya.

Pemilik lahan yang merasa kecewa akhirnya menyegel gedung tersebut.

Persoalan ini akhirnya diselesaikan setelah pihak pemerintah bersama masyarakat dan pemilik lahan duduk bersama meluruskan persoalan itu.

Camat John Oriwis menyampaikan terima kasih kepada pemilik lahan yang berbesar hati kembali membuka segel sehingga gedung tersebut dapat digunakan kembali oleh para siswa dan guru.

Halaman
12
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved