Berita Ngada
Ombak Rob Hantam Pesisir Pantai Aimere Warga Panik Siap Mengungsi
Ombak diperkirakan setinggi tiga meter menghantam pesisir pantai Aimere, tepat di Desa Legelapu, Kecamatan Aimere, Kabupaten Ngada ,NTT, sejak Selasa
Penulis: Charles Abar | Editor: Ricko Wawo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/rob-di-aimere.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM,Charles Abar
TRIBUNFLORES.COM, BAJAWA-Ombak diperkirakan setinggi tiga meter menghantam pesisir pantai Aimere, tepat di Desa Legelapu, Kecamatan Aimere, Kabupaten Ngada ,NTT, sejak Selasa (27/05/2025) kemarin.
Fenomena alam ini mengancam pemukiman warga dan fasilitas pariwisata milik dua kelompok wisata di Desa tersebut.
Camat Aimere Orcar Toka kepada TRIBUNFLORES.COM, menyatakan, kejadian ini berlangsung sejak, Selasa (27/05/2025) malam.
Hingga saat ini kata Camat Orcar, beberapa fasilitas pariwisata seperti tempat rekreasi Nabi Nuh milik kelompok wisata dan beberapa fasilitas lain sapu terbawa ombak.
Baca juga: Dosen Psikologi Unipa Maumere Ungkap Pentingnya Pemberdayaan Siswa Jadi Agen Konselor Sekolah
Selain itu, pohon kelapa milik warga juga tumbang. Tanaman milik warga setempat juga tidak ada yang selamat tersapu ombak.
Ancaman Ombak Rob ini juga, mengancam 4 unit rumah warga setempat. Demi kenyamanan dan keselamatan warga yang terancam masih berusaha untuk mengungsi.
“Sekarang kerusakan sampai ke warga belum, tapi rumah -rumah sudah mulai terancam, warga sudah kawatir, karena ombak belum redah,” kata Camat Oscar, melalui sambungan telepon.
Kondisi ini kata Camat Oscar bisa semakin parah, karena kondisi pesiar pantai yang hanya terdiri dari pasir dan pohon kelapa yang sudah tumbang.
“Ini diperparah karena pesisir ini hanya ada pasir pak, batu tidak ada apalagi tanggul dan pemecah ombak. Disini belum ada,” katanya.
Belum diketahui Ombak Rob dan angin kencang akan berlangsung sampai kapan. Tapi Ia menghimbau kepada warga setempat untuk tetap waspada.
Wilayah tersebut juga sangat rawan akan bencana Rob, karena bebelah barat berada di muara Kali Wae Mokel yang sering mengalami perpindahan aliran.
Karena penanganan menjadi kewenangan Provinsi, Ia berharap kondisi ini mendapat perhatian dari Gubernur NTT Melkiades Laka Lena.
“Abrasi mulai dari muara Wae Mokel sampai arah timur pesisir Aimere. Ini sangat rawan saat terjadi ombak besar seperti sekarang ini,” katanya. (Cha)
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News
| Dosen Psikologi Unipa Maumere Ungkap Pentingnya Pemberdayaan Siswa Jadi Agen Konselor Sekolah |
|
|---|
| Progres Rumah Korban Konflik di Adonara, 1 Rampung 29 Tahap Penggalian Fondasi |
|
|---|
| Lanal Labuan Bajo Gagalkan Penyelundupan 80 Ribu Batang Rokok Ilegal dan 14 Kendaraan Bodong |
|
|---|
| Kawasan Ekonomi Perikanan Bebeng Sikka yang Dikunjungi Wapres Gibran Terendam Banjir Rob |
|
|---|