Desa Wolotopo Timur Ende
Persoalan Nama Desa Salah di Ende NTT Mulai Ada Titik Terang
Masalah kesalahan nama Desa Wolotopo Timur di Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende menjadi Desa Wolotolo Timur akhirnya mendapat titik terang
Penulis: Albert Aquinaldo | Editor: Hilarius Ninu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Wolotopo-Ende.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Albert Aquinaldo
TRIBUNFLORES.COM, ENDE - Masalah kesalahan nama Desa Wolotopo Timur di Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende menjadi Desa Wolotolo Timur akhirnya mendapat titik terang setelah wakil dan anggota Komisi 1 DPRD bersama staf Dinas PMD Kabupaten Ende terjun langsung ke Desa Wolotopo Timur beberapa waktu lalu.
Wakil Ketua Komisi I DPRD Ende, Ansel Kaise saat dikonfirmasi TribunFlores.com, Selasa (3/6/2025) menerangkan, pihaknya sudah menggali informasi langsung ke Pemerintah Desa Wolotopo Timur.
Dalam keterangannya, Ansel menyebutkan, berdasarkan informasi yang diperoleh, sejak dimekarkan dari Desa Wolotopo Timur pada tahun 1997 lalu (bukan 1987), Desa Wolotopo Timur sudah dipimpin oleh empat kepala desa definitif dan dua penjabat kepala desa.
"Informasi awal yang kita terima itu memang benar terjadi kesalahan input di IDM desa dan ternyata itu berpengaruh pada semua karena dulu belum ada sistem satu data untuk semua kan sehingga tidak berpengaruh, nah sekarang ketika NIK itu berlaku untuk seluruh Indonesia, e-KTP itu, maka itu berdampak pada bidang lain tidak hanya di soal dana desa atau di data IDM atau di PMD tapi ini juga berdampak ke data DTKS juga ke data Adminduk di Dukcapil," terang Ansel Kaise.
Baca juga: DPMD Ende Kesulitan Temukan Perda Pembentukan Desa Wolotopo Timur
Selain itu, kata Ansel, dampak yang terjadi juga munculnya keluhan masyarakat Desa Wolotopo Timur saat mengurus administrasi di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Ende dan pengurusan lainnya, tidak ditemukan nama Desa Wolotopo Timur tetapi yang keluar malah Desa Wolotolo Timur.
Bahkan, mantan jurnalis yang saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Ende itu juga mengakui sebagian warga Desa Wolotopo Timur terpaksa pindah ke desa induknya yakni Desa Wolotopo.