Abrasi di Ende
Dihantam Abrasi, 37 Rumah Warga dan Masjid di Maubasa Ende Terancam Roboh
Kepala Desa Maubasa, Azhar Banda yang berhasil dikonfirmasi TribunFlores.com, Rabu (4/6/2025) pagi melalui telepon
Penulis: Albert Aquinaldo | Editor: Nofri Fuka
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Abrasi-di-Ende-Mengancam-Rumah.jpg)
"Beberapa bulan lalu itu dari BPBD Ende dan pihak dari Bali sudah datang survei setelah kejadian terakhir," kata Azhar.
Ia menyebut, apabila terjadi abrasi pihaknya melaporkan ke BPBD Kabupaten Ende dan mendapat bantuan darurat permakanan dan bantuan darurat lainnya.
Ia berharap, pemerintah daerah hingga pusat segera merealisasikan rencana pembangunan tembok penahan abrasi di wilayah pesisir Desa Maubasa guna meminimalisir dampak yang lebih parah.
"Ini kedepannya menjelang bulan Desember dan Januari dan Februari, itu sudah mulai musimnya," kata Azhar.
Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Ende Marselus Ekleanus Meta melalui Sekretaris BPBD, Yulius Emanuel Riwu mengakui abrasi yang terjadi di pesisir selatan Kecamatan Ndori termasuk Desa Maubasa merupakan kejadian berulang setiap tahun.
"Beberapa waktu lalu itu kami sudah lakukan survei terkait pembangunan tembok penahan abrasi yang rencananya bersumber dari dana rehab rekon BNPB dengan orang dari Balai Teknik Pantai, Bali, kami minta advis teknis jadi sebenarnya desainnya sudah ada, sudah kami buat dari tahun kemarin hanya masih ada pertimbangan teknis dari Balai Teknik Pantai dan mereka sarankan untuk merubah design dan gunakan batu sebagai penghalang, jadi memang disitu sudah ada agenda pemerintah untuk penanganan lebih bagus," jelas Yulius.
Ia juga menghimbau warga pesisir selatan di Kecamatan Ndori agar selalu waspada terhadap abrasi mengingat ombak pantai selatan yang ganas yang kerap mengancam warga.
Di tahun 2025, selain Kecamatan Ndori, wilayah pesisir selatan Kabupaten Ende lainnya yang kerap mengalami abrasi diantaranya Nangapanda, Rate, Paupanda dan beberapa wilayah pesisir selatan lainnya.
Ia menyebut, hingga saat ini pihaknya belum menerima data kerusakan yang diakibatkan dari abrasi yang terjadi di wilayah pesisir selatan Kabupaten Ende. (bet)
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News
| Tanah Longsor, 3 Rumah dan Kapela di Desa Golo Wune Manggarai Timur Nyaris Roboh |
|
|---|
| Pelayanan Kesehatan Gratis Dalam Gedung Puskesmas Rusak dan Plafon Nyaris Roboh |
|
|---|
| Gereja Roboh Akibat Material Gunung Lewotobi di Flores Timur NTT, Warga Selamatkan Patung |
|
|---|
| Bencana Longsor di Ende, 2 Warga Meninggal Dunia, Satu Korban Longsor dan Satunya Tembok Roboh |
|
|---|
| Gara-Gara Tower Radio Polri di Nita Sikka Roboh, Warga Mengungsi |
|
|---|