Berita NTT
Desak Pemecatan, DPC di NTT Sebut Romahurmuziy Ganggu Soliditas dan Rendahkan DPC PPP
Seluruh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mendesak pemecatan terhadap Muhamad Romahurmuziy alias Romy yang merendahkan ka
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Pengurus-dan-kader-PPP-NTT.jpg)
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG -Seluruh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mendesak pemecatan terhadap Muhamad Romahurmuziy alias Romy yang merendahkan kader maupun pengurus PPP.
Pernyataan Romy kepada salah satu Ketua DPC PPP, disebut melecehkan pimpinan PPP tingkat bawah sekaligus mengganggu soliditas PPP.
Pengurus dan kader PPP NTT merespons itu dengan melakukan demontrasi di kantor DPW PPP NTT, Senin (9/6/2025) pagi.
Baca juga: STIBA Crakawala Nusantara Dibuka di Borong, Yohanes Rumat: Dukung SDM
Masa aksi mendatangi kantor PPP NTT di jalan GOR Flobamora, Kelurahan Oebufu Kota Kupang. Sejumlah poster berisikan desakan memecat Romy dibentang pengunjuk rasa.
"Pecat Romy dari PPP. Romy stop tipu-tipu. Romahurmuziy stop adu domba kader PPP," tulis poster yang dibawa masa aksi.
Ada juga tulisan lain yang meminta Romahurmuziy alias Romy untuk tidak mengobral PPP. Romy juga didesak agar menjaga muruah PPP.
"Romy jangan jual partai kami PPP. Romy jagalah martabat PPP," tulis masa aksi.
Selain itu, para demontrasi juga menyebut Romy sebagai seorang penista Ketua DPC PPP. Bahkan mereka menyebut Romy arogansi intelektual.
"Romahurmuziy penghina - penista DPC PPP. Romy sang arogansi intelektual," tulis poster masa aksi seperti dilihat wartawan.
Ketua DPC PPP Kota Kupang H Khoiri mengatakan, Romy menyebut Ketua DPC minim memahami dinamika. Pernyataannya itu menimbulkan ketersinggungan dari semua Ketua DPC PPP seluruh Indonesia.
"Kami tersinggung kami Ketua DPC. Dia tidak sebut nama, dia sebut Ketua DPC itu pengalaman politiknya minim. Kami Ketua DPC tersinggung dengan pernyataan itu," kata Khoiri di kantor DPW PPP NTT.
Seolah-olah, kata Khoiri, Romy sebagai seorang fungsionaris di DPP PPP paling memahami semua dinamika yang ada di PPP. Sisi lain, manuver Romy menawarkan posisi Ketua Umum PPP juga dinilai menciderai semangat pengkaderan di PPP.
"Akhir-akhir ini beliau banyak bermanuver di luar. Menarik orang-orang di luar kader PPP untuk dilamar menjadi Calon Ketum PPP pada Muktamar bulan September 2025 di Bali," kata dia.
Khoiri menyebut Romy kini ibarat pengemis. Sebab, dia 'mengobral' jabatan Ketua Umum PPP ke berbagai orang, yang berada di luar partai. Padahal, PPP punya sistem regenerasi untuk bisa memimpin pucuk pimpinan PPP.