Gunung Lewotolok Erupsi
Gunung Lewotolok Lembata 101 Kali Gempa Erupsi Selama 24 Jam Terakhir
Petugas Posmat Gunung Ili Lewotolok Lembata, Stanislaus Ara Kian, melaporkan kondisi gunung selama 24 jam terakhir Jumat 13 Juni 2025, periode 00:00-2
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Gunung-Lewotolok-Lembata-101-Kali-Gempa-Erupsi-Selama-24-Jam-Terakhir.jpg)
TRIBUNFLORES.COM, LEWOTOLOK - Petugas Posmat Gunung Ili Lewotolok Lembata, Stanislaus Ara Kian, melaporkan kondisi gunung selama 24 jam terakhir Jumat 13 Juni 2025, periode 00:00-24:00 Wita.
Gunung Ili Lewotolok saat ini Level II atau waspada.
Gunung Api Ili Lewotolok terletak di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur dengan posisi geografis di Latitude -8.272°LU, Longitude 123.505°BT dan memiliki ketinggian 1423 mdpl.
"Pengamatan visual, Gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-I. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang tinggi sekitar 100-700 meter dari puncak. Cuaca cerah hingga berawan, angin lemah ke arah barat dan barat laut. Suhu udara sekitar 23-30°C,"tulis Stanislaus dikutip dari laman magma.esdm.go.id Sabtu 14 Juni 2025 pagi.
Baca juga: Gunung Lewotobi Laki-laki 1 Kali Tremor Non-Harmonik, Angin ke Utara dan Timur Laut
Ia menyebutkan berdasarkan pengamatan kegempaan Lewotolok mengalami 101 kali gempa Letusan/Erupsi dengan amplitudo 24.5-40 mm, dan lama gempa 31-41 detik.
302 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 3.6-17 mm, dan lama gempa 26-62 detik.
3 kali Harmonik dengan amplitudo 5-9.4 mm, dan lama gempa 224-284 detik.
1 kali gempa Tektonik Lokal dengan amplitudo 8.3 mm, S-P 7 detik dan lama gempa 27 detik.
Ia menyebutkan pihaknya mengeluarkan sejumlah rekomendasi, diantaranya:
(1) Masyarakat di sekitar G. Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah radius 2 km dari pusat aktivitas G. Ili Lewotolok, dan masyarakat Desa Lamatokan, dan Desa Jontona agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran/longsoran lava dari bagian timur puncak/ kawah G. Ili Lewotolok.
(2) Masyarakat di sekitar G. Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan serta masyarakat Desa Jontona dan Desa Todanara agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah sektoral selatan dan tenggara sejauh 2,5 km pusat aktivitas G. Ili Lewotolok, dan mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran/longsoran lava dari bagian, selatan dan tenggara puncak/ kawah G. Ili Lewotolok.
(3) Masyarakat di sekitar G. Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan serta masyarakat Desa Amakaka agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah sektoral barat sejauh 2,5 km pusat aktivitas G. Ili Lewotolok, serta mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran/longsoran lava dari bagian barat puncak/ kawah G. Ili Lewotolok.
(4) Untuk menghindari gangguan pernapasan (ISPA) maupun gangguan kesehatan Iainnya yang disebabkan oleh abu vulkanik maka masyarakat yang berada di sekitar G. Ili Lewotolok dapat menggunakan masker pelindung mulut dan hidung serta perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit.
(5) Masyarakat yang bermukim di sekitar lembah/aliran sungai-sungai yang berhulu di puncak G. Ili Lewotolok agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan. (Sumber magma.esdm.go.id/kgg).
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News
Gunung Lewotolok Erupsi
Lewotolok Lembata 101 Kali Gempa
Lewotolok Lembata 101 Kali Gempa Erupsi
Kabupaten Lembata-NTT
Ili Lewotolok Waspada
Tribun Flores.com
| Gunung Lewotobi Laki-laki 1 Kali Tremor Non-Harmonik, Angin ke Utara dan Timur Laut |
|
|---|
| 24 Jam Terakhir, Gunung Lewotolok Lembata Alami 208 Kali Gempa Erupsi |
|
|---|
| Gunung Api Lewotolok Lembata Alami 109 Kali Gempa Erupsi, Warga Tetap Waspada |
|
|---|
| 24 Jam Terakhir, Gunung Lewotolok Lembata Alami 198 Kali Gempa Letusan |
|
|---|
| Gunung Ili Lewotolok Erupsi Senin Sore, Tinggi Kolom Letusan 600 Meter |
|
|---|