Kamis, 23 April 2026

Gunung Lewotolok Meletus

Gunung Lewotolok Lembata Meletus Dini Hari Tadi, 8 Kali Gempa Erupsi 24 Jam Terakhir

Gunung Lewotolok Lembata meletus dini hari tadi, Kamis (23/4/2026) pukul 02:09 WITA. Tinggi kolom abu 300 meter di atas puncak.

Tayang:
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Gunung Lewotolok Lembata Meletus Dini Hari Tadi, 8 Kali Gempa Erupsi 24 Jam Terakhir
TRIBUNFLORES.COM/MAGMA INDONESIA
GUNUNG LEWOTOLOK - Gunung Lewotolok Lembata meletus dini hari tadi, Kamis (23/4/2026) pukul 02:09 WITA. Tinggi kolom abu mencapai 30 meter di atas puncak. 

Ringkasan Berita:
  • Gunung Lewotolok Lembata Meletus Dini Hari Tadi, 8 Kali Gempa Erupsi 24 Jam Terakhir.
  • Tinggi kolom abu mencapai 30 meter di atas puncak.
  • Saat ini Gunung Lewotolok Lembata status Waspada atau level II.

TRIBUNFLORES.COM, LEWOTOLOK - Gunung Lewotolok Lembata meletus dini hari tadi, Kamis (23/4/2026) pukul 02:09 WITA. Tinggi kolom abu mencapai 300 meter di atas puncak.

Gunung Api Ili Lewotolok terletak di Kabupaten Lembata, Pulau Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan posisi geografis di Latitude -8.272°LU, Longitude 123.505°BT dan memiliki ketinggian 1423 mdpl.

Saat ini Gunung Lewotolok Lembata status Waspada atau level II.

"Terjadi erupsi G. Ili Lewotolok pada hari Kamis, 23 April 2026, pukul 02:09 WITA. Tinggi kolom letusan teramati ± 300 m di atas puncak (± 1723 m di atas permukaan laut),"tulis Petugs Posmat, Gunung Api Ili Lewotolok, Yohanes Kolli Sorywutun dikutip dari laman magma.esdm.go.id Kamis pagi.

Kata dia, kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal ke arah barat daya dan barat. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 6 mm dan durasi 42 detik.

Baca juga: Gunung Lewotolok Lembata 7 Kali Gempa Letusan 87 Kali Hembusan

Kondisi 24 Jam Terakhir

Berdasarkan pengamatan visual, Gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-II. Teramati asap kawah utama berwarna putih dan kelabu dengan intensitas tipis hingga sedang tinggi sekitar 50-200 meter dari puncak. Cuaca cerah hingga berawan, angin lemah hingga sedang ke arah barat daya dan barat.

Sedangkan berdasarkan klimatologi, Cuaca cerah hingga berawan, angin lemah hingga sedang ke arah barat daya dan barat. Suhu udara sekitar 23-28°C.

Sementara berdasarkan Pengamatan Kegempaan Gunung Lewotolok, 8 kali gempa Letusan/Erupsi dengan amplitudo 2-5 mm, dan lama gempa 31-63 detik.

58 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 0.2-4 mm, dan lama gempa 23-60 detik.

3 kali gempa Vulkanik Dalam dengan amplitudo 0.2-0.3 mm, S-P 1.2-1.3 detik dan lama gempa 10-12 detik.

4 kali gempa Tektonik Lokal dengan amplitudo 0.2-1.2 mm, S-P 4.7-6.1 detik dan lama gempa 32-58 detik.

3 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 0.2-1.2 mm, S-P 10.6-32.1 detik dan lama gempa 37-92 detik.

Rekomendasi

1. Masyarakat di sekitar G. Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah radius 2 km dari pusat aktivitas G. Ili Lewotolok.

2. Mewaspadai potensi ancaman bahaya guguran/longsoran lava dan awan panas pada sektor selatan dan tenggara, sektor barat, serta sektor timur laut G. Ili Lewotolok.

3. Masyarakat yang berada di sekitar G. Ili Lewotolok diimbau menggunakan masker pelindung mulut dan hidung serta perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit serta menghindari gangguan pernapasan (ISPA) maupun gangguan kesehatan Iainnya, serta menutup tempat penampungan air bersih agar terhindar dari paparan abu vulkanik.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved