Berita Ngada
Bupati Ngada Tegaskan Komitmen Realistis dan Pro Rakyat dalam Menyediakan RPJMD 2025-2030
Dalam forum strategis penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Ngada, Bupati Raymundus Bena menyampaikan komitmen kuat
Penulis: Charles Abar | Editor: Ricko Wawo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Bupati-Ngada-Raymundus-Bena-launchings.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM,Charles Abar
TRIBUNFLORES.COM, BAJAWA-Dalam forum strategis penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Ngada, Bupati Raymundus Bena menyampaikan komitmen kuat pemerintah daerah untuk menjalankan pembangunan yang realistis, terukur, dan berpihak kepada masyarakat kecil.
Pidato yang disampaikan Bupati di hadapan jajaran OPD, DPRD, Perwakilan Pelajar, Pelaku UMKM, perwakilan masyarakat adat, dan kelompok rentan itu menekankan pentingnya menghadirkan program pembangunan yang tidak hanya bernarasi teknokratik, tetapi juga menyentuh kebutuhan riil masyarakat, di Aula Setda Ngada, Selasa (17/06/2025).
“Bahasa dalam RPJM harus mudah dipahami dan bisa dijalankan. Kita fokus pada hal-hal kecil, konkret, dan nyata yang benar-benar bisa dilaksanakan,” tegas Bupati Raymundus.
Baca juga: Bupati Sikka Launching "Desa Cantik" di Desa Lepolima
Bupati Raymundus merinci lima misi utama yang menjadi arah pembangunan Ngada dalam lima tahun ke depan, yaitu, Penguatan ekonomi rakyat, Reformasi sektor pendidikan, Peningkatan kualitas layanan kesehatan, Percepatan infrastruktur dasar dan Perlindungan sosial dan budaya lokal
Ia menegaskan bahwa visi pembangunan “Ngada Mandiri, Unggul, dan Berbudaya berbasis SDM Berkualitas dan SDA Berkelanjutan” akan dijalankan secara bertahap dan bertanggung jawab.
Bupati Raymundus juga menyampaikan, langkah nyata di pendidikan dan ekonomi antara lain sebagai program prioritas yang sudah dimulai antara lain, Beasiswa untuk 3.000 pelajar dan Beasiswa, seragam gratis untuk seluruh murid TK, PAUD, SD, dan SMP kelas 1, pengiriman pelajar dan Mahasiswa ke jepang dan Taiwan dalam skema beasiswa-magang yang berpotensi menghasilkan pendapatan hingga Rp400 juta per peserta.
Sementara dalam sektor ekonomi rakyat, Bupati menargetkan distribusi 250.000 bibit untuk petani tahun ini, serta penguatan usaha kecil dan mikro sebagai motor penggerak ekonomi daerah.
Komitmen atas Perlindungan Sosial dan Kesehatan
Dalam sektor kesehatan, Pemda Ngada mengalokasikan Rp18 miliar untuk BPJS gratis bagi warga, khususnya yang berasal dari keluarga tidak mampu. Bupati menegaskan bahwa tidak boleh ada warga yang dibiarkan tanpa perlindungan kesehatan.
“Kita tidak boleh menyerah hanya karena tidak ada uang. Pemerintah harus berpikir dan bertindak dengan hati,” ujarnya.
Bupati juga menyoroti kondisi anak-anak dari keluarga broken home, yatim piatu, dan keluarga besar dengan keterbatasan ekonomi. Ia meminta agar mereka mendapatkan perhatian dan alokasi khusus agar tidak tertinggal dalam pendidikan dan kesehatan.
Mengakhiri pidatonya, dia mengajak semua elemen masyarakat untuk bekerja bersama dan tidak saling menyalahkan. Ia menekankan pentingnya disiplin, kecepatan dalam bertindak, dan keterbukaan terhadap evaluasi.
| Bupati Sikka Launching "Desa Cantik" di Desa Lepolima |
|
|---|
| Turnamen Futsal Santinos Boganatar Sikka CUP III Sukses Digelar, Apresiasi Kreativitas Pemain |
|
|---|
| Cuaca NTT 17-18 Juni, Waspada Potensi Karhutla Akibat Angin Kencang Kering |
|
|---|
| Basilika St Petrus Kembangkan Proyek Pelestarian Lingkungan, Terinspirasi Ensiklik Laudato si |
|
|---|