Berita Ende
Kinerja Tahun 2024, Dinas Dukcapil Ende Raih Peringkat 2 Tingkat Provinsi NTT
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Ende kembali mengharumkan nama daerah dengan meraih prestasi membanggakan di tingkat P
Penulis: Albert Aquinaldo | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/ANTRE-DI-DUKCAPIL-ENDE-Puluhan-warga-Kabupaten-Ende-mendatangi-Kantor-Dinas.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Albert Aquinaldo
TRIBUNFLORES.COM, ENDE - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Ende kembali mengharumkan nama daerah dengan meraih prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dipimpin oleh Lambertus Sigasare ini berhasil meraih peringkat kedua dalam penilaian kinerja Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil tingkat kabupaten/kota se-Provinsi NTT.
Penilaian tersebut merupakan bagian dari evaluasi nasional terhadap kinerja Dukcapil di seluruh Indonesia tahun 2024.
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Ende, Lambertus Sigasare yang dikonfirmasi TribunFlores.com, Rabu (18/6/2025) malam membenarkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil meraih peringkat kedua dalam penilaian kinerja kepala dinas tingkat kabupaten/kota se-Provinsi NTT.
Baca juga: Malaysia Deportasi 13 Pekerja Asal NTT, BP3MI NTT: Ditangkap karena Tidak Memiliki Dokumen
"Prestasi yang dicapai itu atas dasar kinerja dari Dukcapil Kabupaten Ende, jadi kinerja ini dilakukan penilaian oleh Kemendagri dalam hal ini Dirjen Dukcapil, ada indikator-indikator ada kurang lebih sekitar 10-12 indikator yang dinilai itu memang kita rata-rata mencapai target sesuai yang ditetapkan Dirjen Dukcapil jadi saya tidak tahu model penilaiannya seperti apa, saya juga kaget karena dapat kiriman keputusan menteri berdasarkan capaian kinerja Dukcapil kabupaten/kota seluruh Indonesia dan Dukcapil Ende memperoleh skor 84,74 atau peringkat kedua setelah Sikka," jelas Lambertus Sigasare.
Prestasi itu, kata Lambertus merupakan keberhasilan semua tim kerja Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Ende. Artinya, lanjut dia, seluruh inovasi yang dijalankan dalam rangka percepatan kepemilikan dokumen administrasi kependudukan selama ini memperoleh hasil yang baik.
"Jadi untuk semua tim work Disdukcapil itu saya boleh berbangga karena memang kerja-kerja keras kita itu membuahkan hasil yang baik dan ini juga dibuktikan dengan adanya kenaikan capaian-capaian dari pada kepemilikan dokumen administrasi kependudukan," tambah Lambertus Sigasare.
Meski meraih prestasi yang membanggakan untuk daerah, Lambertus mengakui masih ada tantangan dan kendala yang dihadapi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Ende.
Tantangan terbesar yang dirasakan jajaran Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Ende yakni rendahnya tingkat kesadaran masyarakat mengurus kepemilikan dokumen administrasi kependudukan.
"Jadi kami berharap, dengan kemudahan-kemudahan dan inovasi-inovasi yang sudah dilakukan oleh Disdukcapil untuk mempercepat kepemilikan dokumen administrasi kependudukan bisa dimanfatkan secara baik oleh masyarakat," kata Lambertus Sigasare.
Tantangan lain, ungkap dia, yakni keterbatasan sarana dan prasarana di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Ende yang berlokasi ujung atas bilangan El Tari Kota Ende.
"Walaupun kita memperoleh penilaian yang cukup baik tapi ruangan pelayanan itu tidak sesuai dengan harapan kantor layanan publik atau kata lain kurang representatif, ini yang menjadi perhatian bersama, kalau bisa kantor ini diberi kantor baru atau direnovasi sehingga lebih menggambarkan kantor pelayanan publik karena kantor Dukcapil ini yang paling ramai dikunjungi masyarakat," tandas Lambertus.
Selain itu, keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) juga menjadi salah satu kendala yang dihadapi dinas tersebut. Menurut Lambertus, beban kerja yang tinggi tidak sebanding dengan ketersediaan SDM yang ada dikantornya.