Gunung Lewotolok Erupsi
Gunung Lewotolok NTT 33 Kali Gempa Letusan, 14 Kali Gempa Hembusan
Gunung Lewotolok NTT 33 Kali Gempa Letusan, 14 Kali Gempa Hembusan.Gunung Ili Lewotolok saat ini Level III atau siaga..
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/GUNUNG-LEWOTOLOK-LEMBATA-Gunung-Lewotolok-NTT-33-Kali-Gempa-Letusan.jpg)
TRIBUNFLORES.COM, LEWOTOLOK - Petugas Posmat Gunung Ili Lewotolok Lembata, Yeremias Kristianto Pugel melaporkan kondisi gunung 24 jam terakhir Selasa (19/8/2025) periode 00:00-06:00 Wita.
Gunung Ili Lewotolok saat ini Level III atau siaga.
Gunung Api Ili Lewotolok terletak di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur dengan posisi geografis di Latitude -8.272°LU, Longitude 123.505°BT dan memiliki ketinggian 1423 mdpl.
"Gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-I. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang tinggi sekitar 100-200 meter dari puncak. Cuaca cerah, angin lemah ke arah barat daya dan barat. Suhu udara sekitar 22-27°C," tulis Yeremias dikutip dari laman magma.esdm.go.id Selasa pagi.
Baca juga: Gunung Lewotolok di Lembata Erupsi Dua Kali Senin Sore, Tinggi Kolom Abu 600 Meter
Ia menyebutkan berdasarkan pengamatan kegempaan Lewotolok mengalami 33 kali gempa Letusan/Erupsi dengan amplitudo 10.9-18.7 mm, dan lama gempa 50-60 detik.
14 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 1.4-5.4 mm, dan lama gempa 24-39 detik.
1 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 5.8 mm, S-P 59 detik dan lama gempa 178 detik.
Ia menyebutkan pihaknya mengeluarkan sejumlah rekomendasi, diantaranya:
(1) Masyarakat di sekitar G. Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah radius 2 km dari pusat aktivitas G. Ili Lewotolok, dan masyarakat Desa Lamatokan, dan Desa Jontona agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran/longsoran lava dari bagian timur puncak/ kawah G. Ili Lewotolok.
(2) Masyarakat di sekitar G. Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan serta masyarakat Desa Jontona dan Desa Todanara agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah sektoral selatan dan tenggara sejauh 2,5 km pusat aktivitas G. Ili Lewotolok, dan mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran/longsoran lava dari bagian, selatan dan tenggara puncak/ kawah G. Ili Lewotolok.
(3) Masyarakat di sekitar G. Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan serta masyarakat Desa Amakaka agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah sektoral barat sejauh 2,5 km pusat aktivitas G. Ili Lewotolok, serta mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran/longsoran lava dari bagian barat puncak/ kawah G. Ili Lewotolok.
(4) Untuk menghindari gangguan pernapasan (ISPA) maupun gangguan kesehatan Iainnya yang disebabkan oleh abu vulkanik maka masyarakat yang berada di sekitar G. Ili Lewotolok dapat menggunakan masker pelindung mulut dan hidung serta perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit.
(5) Masyarakat yang bermukim di sekitar lembah/aliran sungai-sungai yang berhulu di puncak G. Ili Lewotolok agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan. (Sumber magma.esdm.go.id/kgg).
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News
Gunung Lewotolok Erupsi
Gunung Lewotolok NTT 173 Kali Gempa
Gunung Lewotolok Meletus
Ile Lewotolok Lembata
Tribun Flores.com
Kabupaten Lembata-NTT
| Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus Tadi Malam, Abu ke Arah Utara dan Timur Laut |
|
|---|
| Gunung Lewotolok di Lembata Erupsi Dua Kali Senin Sore, Tinggi Kolom Abu 600 Meter |
|
|---|
| Penerbangan Pesawat Wings Air di Flores Timur Batal Karena Letusan Gunung Lewotolok |
|
|---|
| Gunung Lewotolok NTT 173 Kali Gempa Erupsi 130 Kali Gempa Hembusan |
|
|---|
| Gunung Lewotolok NTT 30 Kali Gempa Letusan 74 Kali Gempa Hembusan |
|
|---|