Gunung Lewotolok Erupsi

Gunung Lewotolok di Lembata Erupsi Dua Kali Senin Sore, Tinggi Kolom Abu 600 Meter

Gunung Lewotolok di Kabupaten Lembata, NTT dua kali erupsi pada Senin (18/8/2025) sore dengan kolom abu 500-700 meter di atas puncak.

Editor: Cristin Adal
TRIBUNFLORES.COM/HO-PGA LEWOTOLOK
AKTIVITAS GUNUNG- Visual erupsi Gunung Lewotolok hari Senin, 18 Agustus 2025, pukul 16:56 WITA. Tinggi kolom letusan teramati ± 700 m di atas puncak (± 2123 m di atas permukaan laut). 

TRIBUNFLORES.COM, LEWOLEBA- Gunung Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) dua kali erupsi pada Senin (18/8/2025) sore.

Petugas Pos Pengamat Gunung Api Lewototolok, melaporkan erupsi terjadi pada pukul 16:56 WITA dengan tinggi kolom abu teramati kurang lebih 700 meter di atas puncak (± 2123 m di atas permukaan laut). 

Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat daya. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 3.1 mm dan durasi 62 detik.

Sebelumnya erupsi terjadi pukul 16:05 WITA dengan tinggi kolom abu teramati kurang lebih 500 meter di atas puncak (± 1923 m di atas permukaan laut). 

 

Baca juga: Gunung Api Lewotolok Lembata Meletus Pagi Ini, Tinggi Kolom 800 Meter

 

 

 

 

Kolom abu teramati berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal ke arah barat daya. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 3.5 mm dan durasi 53 detik.

Tercatat sejak pagi hingga sore, Gunung Lewotolok tiga mengalami erupsi. Pada Senin pagi, erupsi terjadai pukul 09:01 WITA dengan tinggi kolom abu teramati kurang lebih 800 meter di atas puncak (± 2223 m di atas permukaan laut). 

Kolom abu teramati berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal ke arah selatan. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 5 mm dan durasi 48 detik.

Saat ini ingkat aktivitas Gunung Lewotolok berada pada Level III atau Siaga. Oleh karena itu PVMBG mengimbau:

Masyarakat di sekitar Gunung Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah radius 3 km dari pusat aktivitas Lewotolok, mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran/longsoran lava dan awan panas dari sektor Selatan dan Tenggara, sektor Barat serta sektor Timur laut Lewotolok.

 

Baca juga: Sejak Senin Dini Hari hingga Sore, Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur Meletus 10 Kali

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved