Selasa, 16 Juni 2026

BPJS Kesehatan Ende

Kisah Pedagang Sembako di Labuan Bajo Terbantu Program JKN, Bersyukur Bisa Berobat Gratis

Terdaftar sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran dari Pemerintah Pusat, ia merasakan betul manfaat program yang dikelola oleh BPJS Kesehatan.

Tayang:
Penulis: Albert Aquinaldo | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Kisah Pedagang Sembako di Labuan Bajo Terbantu Program JKN, Bersyukur Bisa Berobat Gratis
TRIBUNFLORES.COM/HO-BJPS KESEHATAN ENDE
PESERTA JKN - Rofina, seorang ibu rumah tangga sekaligus pedagang sembako di Pasar Batu Cermin, Labuan Bajo, peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), November 2025. 

Ringkasan Berita:
  • Rofina, pedagang sembako di Labuan Bajo, merasakan manfaat besar sebagai peserta JKN PBI sejak 2014
  • Semua pemeriksaan, pengobatan, dan obat rutin yang ia butuhkan ditanggung penuh oleh Program JKN, sehingga ia tidak terbebani biaya kesehatan yang mahal.
  • Ia merasa sangat terbantu dan bersyukur atas pelayanan kesehatan yang diterimanya, serta berterima kasih kepada pemerintah dan BPJS Kesehatan yang telah memberikan jaminan bagi masyarakat kurang mampu.

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Albert Aquinaldo

TRIBUNFLORES.COM, ENDE – Rofina, seorang ibu rumah tangga sekaligus pedagang sembako di Pasar Batu Cermin, Labuan Bajo, mengisahkan pengalaman berharga selama memanfaatkan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). 

Terdaftar sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) dari Pemerintah Pusat, ia merasakan betul manfaat program yang dikelola oleh BPJS Kesehatan ini.

Wanita berusia 57 tahun tersebut telah menjadi peserta JKN sejak tahun 2014. Awalnya ia belum pernah menggunakan layanan tersebut, hingga pada 2018 kondisi kesehatannya menurun dan ia memutuskan menjalani pemeriksaan di Puskesmas Labuan Bajo. 

Baca juga: Aplikasi Mobile JKN Bikin Genoveva Flora Akses Layanan Kesehatan dari Rumah

Indikasi Medis

Dari pemeriksaan awal, Rofina kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Siloam untuk pemeriksaan lanjutan karena indikasi medis.

Dokter mendiagnosisnya mengalami hipertensi yang mengharuskan ia mengonsumsi obat secara rutin. Kondisi itu bermula ketika ia mengalami mual, pusing, sempoyongan, dan sulit tidur hingga keluarganya membawanya ke fasilitas kesehatan tempat ia terdaftar.

Setelah menjalani pemeriksaan lebih lanjut, dokter menjelaskan bahwa tekanan darahnya harus dikontrol secara berkala dan ia perlu menjalani pemeriksaan CT Scan.

“Dokter mengatakan syukur saya cepat dibawa ke sana dan mendapatkan pengobatan. Kalau tidak, mungkin akan berbahaya karena tekanan darah saya harus tetap terkontrol dengan bantuan obat rutin,” ujar Rofina.

Sejak saat itu, ia mulai mengatur pola hidupnya sesuai anjuran dokter. Setiap bulan ia rutin memeriksakan kondisi tubuhnya dan mengambil obat di rumah sakit. 
Sementara itu, dalam menjalani aktivitas sehari-hari sebagai pedagang dan ibu rumah tangga, ia berusaha menghindari kegiatan yang terlalu melelahkan.

“Dokter menyarankan saya untuk mengatur pola makan, istirahat cukup, dan menghindari beban pikiran. Saya sangat bersyukur mendapatkan pelayanan yang sangat baik menggunakan JKN, baik dari dokter maupun perawat,” tambahnya.

Selain hipertensi, Rofina juga didiagnosis mengidap asam urat dan mengalami penurunan fungsi ginjal. 

Semua pemeriksaan dan pengobatan yang dijalaninya, termasuk obat yang harus dikonsumsi rutin, menurutnya akan menelan biaya besar jika dilakukan tanpa jaminan kesehatan.

“Memang saya memiliki JKN untuk berjaga-jaga karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi ke depan. Ketika saya sakit seperti sekarang, saya tidak perlu memikirkan biaya pengobatan karena semuanya sudah dijamin penuh oleh Program JKN,” ungkap Rofina.

Ia mengaku sangat bersyukur dengan hadirnya pemerintah melalui BPJS Kesehatan yang membantu masyarakat kurang mampu sepertinya. Menurutnya, jika bukan karena JKN, ia mungkin tidak akan mampu membeli obat-obatan rutin yang harganya mahal.

“Bayangkan kalau saya tidak menjadi peserta JKN, mungkin saya tidak berobat atau bahkan nyawa saya tidak tertolong. Biaya kesehatan sekarang sangat mahal, tidak mungkin saya mampu membeli obat mahal secara rutin seumur hidup,” katanya sambil tersenyum.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
1 - 1
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
2 - 2
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Berita Populer

Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved