TMMD 128 di Ende
Warga dan TNI Bahu-Membahu Membuka Akses Jalan Desa Aelipo- Fata’atuh Timur, Ende NTT
Program TMMD ke-128 di Desa Aelipo, Kecamatan Wewaria, Kabupaten Ende, memasuki hari ketiga dengan fokus pembukaan jalan
Penulis: Albert Aquinaldo | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/BUKA-JALAN-BARU-Hari-ke-3-H3-personel-Satuan-Tugas-Satgas-TMMD.jpg)
Ringkasan Berita:
- Program TMMD ke-128 di Desa Aelipo, Kecamatan Wewaria, Kabupaten Ende, memasuki hari ketiga dengan fokus pembukaan jalan sepanjang 3.000 meter yang menghubungkan Desa Aelipo dan Desa Fata’atuh Timur.
- Personel TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat bekerja sama menggunakan alat berat; progres pekerjaan telah mencapai sekitar 6 persen meskipun kondisi medan cukup menantang.
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Albert Aquinaldo
TRIBUNFLORES.COM, ENDE - Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat kembali terlihat nyata dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun Anggaran 2026 oleh Kodim 1602/Ende di Desa Aelipo, Kecamatan Wewaria, Kabupaten Ende, Sabtu (25/4/2026).
Memasuki hari ketiga (H+3), personel Satuan Tugas (Satgas) TMMD bersama warga terus bekerja tanpa lelah mengerjakan sasaran fisik berupa pembukaan badan jalan sepanjang 3.000 meter yang menghubungkan Desa Aelipo dengan Desa Fata’atuh Timur.
Di bawah cuaca pagi yang mendung, semangat para prajurit yang terdiri atas TNI AD, TNI AL, TNI AU, Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat setempat tetap tinggi.
Baca juga: Hari Kedua TMMD ke-128 di Ende, 30 Warga Turun Tangan Bantu TNI Bangun Jalan
Bahu-membahu
Mereka bahu-membahu di lapangan demi mempercepat pembangunan infrastruktur yang sangat dibutuhkan masyarakat.
Dengan dukungan alat berat seperti excavator, bulldozer, dan dump truck, proses pengerjaan terus dikebut meskipun medan yang dihadapi cukup menantang. Hingga saat ini, progres pembukaan jalan telah mencapai sekitar 6 persen, menjadi awal yang positif dalam membuka akses transportasi baru di wilayah tersebut.
Di bawah komando Kapten Inf. Kristianus, sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa kekompakan dan kerja sama yang solid akan memastikan pembangunan berjalan tepat waktu serta memberikan manfaat nyata.
"Kami akan terus bekerja maksimal bersama masyarakat agar pembangunan ini dapat selesai tepat waktu dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga,” ujarnya.
Kehadiran program TMMD tidak hanya mempercepat pembangunan infrastruktur, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan rakyat. Antusiasme warga Desa Aelipo dan Desa Fata’atuh Timur terlihat tinggi, di mana mereka dengan sukarela turut ambil bagian dalam setiap tahapan pekerjaan.
Selain sasaran fisik, kegiatan nonfisik seperti penyuluhan dan bakti sosial juga akan segera dilaksanakan. Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan serta kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi TMMD terpantau aman dan kondusif. Semangat kebersamaan yang terus terjalin diharapkan mampu membawa manfaat besar, tidak hanya dalam pembangunan jalan, tetapi juga dalam memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat.
Program TMMD ke-128 ini menjadi bukti nyata bahwa gotong royong tetap menjadi kekuatan utama dalam membangun daerah, khususnya dalam membuka akses wilayah terpencil demi mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News
TMMD 128 di Ende
Warga dan TNI Bahu Membahu
Akses Jalan Desa Aelipo
Jalan Desa Aelipo Fataatuh Timur
Program TMMD Kodim Ende
Kodim Ende
Dandim Ende Letkol Inf Dwi Harry Wibowo
| Hari Kedua TMMD ke-128 di Ende, 30 Warga Turun Tangan Bantu TNI Bangun Jalan |
|
|---|
| Hari Pertama TMMD ke-128 di Ende, Pembukaan Jalan Desa Aelipo Mulai Dikerjakan |
|
|---|
| TMMD ke-128 Menembus Isolasi di Wewaria, Merajut Asa Masa Depan Pelajar di Pelosok Ende |
|
|---|
| TMMD di Fataatu Timur, Tokoh Adat Apresiasi Kodim 1602 Ende |
|
|---|
| Program TMMD, TNI Perbaiki Jalan Sepanjang 4400 Meter di Werang Sikka |
|
|---|