Pemilu 2024

Deklarasi Pemilu Damai di NTT Menolak Politisasi Agama dan Politik Identitas

Aparat kemanan, penyelenggara Pemilu,partai politik,pemerintahan daerah,DPRD hingga calon legislatif di NTT mendeklarasikan Pemilu damai pada 2024.

|
Editor: Egy Moa
DOK.POLDA NTTT
Kapolda NTT dan PJ Gubernur NTT bersama elemen masyarakat lainnya saat mendeklarasikan Pemilu damai 2024 di Mapolda NTT. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon

POS-KUPANG.COM, KUPANG- Aparat keamanan Polri dan TNI, pemerintah daerah, penyelenggara Pemilu (KPU dan Bawaslu) serta peserta Pemilu (partai politik dan calon anggota DPD melakukan deklarasi damai menciptakan Pemilu yang aman dan damai.  Deklarasi damai menolak politik identitas dan politisasi agama, SARA dan hoax.

Deklarasi di Malpolda NTT, Selasa 17 Oktonber 2023 dihadiri Kapolda NTT, Irjen Pol. Johni Asadoma, Penjabat Gubernur NTT, Ayodhia G. L. Kalake, Ketua DPRD NTT, Ir Emilia J Nomleni, Ketua KPU NTT, Thomas Dohu dan Ketua Bawaslu NTT, Nonato Da Purificacao Sarmento. Hadir pula tokoh masyarakat, pimpinan partai politik, anggota DPD RI, Ir Abraham Paul Liyanto, pimpinan OKP dan organisasi masyarakat sipil.

Deklarasi damai ditandai dengan pembacaan enam poin komitmen dipandu Ketua KPU dan Ketua Bawaslu NTT diikuti oleh peserta Pemilu.

Pertama, siap mewujudkan Pemilu yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil.  Kedua, siap melaksanakan Pemilu yang damai, aman, tertib dan nyaman bagi seluruh rakyat NTT.

Baca juga: Penyidik Kejati NTT Sita Aset Tersangka Dugaan Pemanfaatan Aset Tanah Pemprov NTT di Labuan Bajo

 

 

Ketiga, mengedepankan persatuan dan kesatuan bangsa daripada kepentingan kelompok dan golongan.

Keempat, mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku dan mengedepankan hukum dalam menyelesaikan masalah-masalah Pemilu.

Kelima, menolak segala bentuk ujaran kebencian, hoax, isu SARA, pecah belah, politisasi agama dan politik identitas. Keenam, mendorong seluruh masyarakat untuk menggunakan hak pilih.

Para peserta membubuhkan tanda tangan pada papan deklarasi diawali oleh penjabat gubernur, ketua DPRD, Kapolda, Ketua Pengadilan Tinggi NTT, Kajati NTT, Danrem 161/Wirasakti, Danlantamal VII/Kupang, Danlanud El Tari, Kabinda NTT, selain perwakilan partai politik, tokoh masyarakat, perwakilan OKP dan calon anggota DPD RI.

Baca juga: Tim Kejati NTT Tangkap Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Bank NTT Rp 5 Miliar di Makasar

Deklarasi diakhir dengan konvoi ke wilayah Kota Kupang. Deklarasi Pemilu damai Pemilu serentak 2024 di Provinsi NTT mengusung tema "Im heta bu bua atpao mapirit ton 2024 nok tetus ao mina" atau mari kita bersama-sama menjaga Pemilu yang aman dan damai.

Kapolda NTT menyebutkan kalau Pemilu bertujuan menciptakan sistem pemerintahan berlandaskan kehendak rakyat dan memastikan bahwa pemimpin terpilih adalah mewakili aspirasi masyarakat.

Kapolda NTT juga mengingatkan bahwa basis pemilih NTT irasional yang mengedepankan sentimen emosional.

"Polda NTT menaruh atensi pada tahapan kampanye dan semua harus taat pada aturan main kampanye," ujar Kapolda NTT.

Baca juga: Disdikbud Provinsi NTT Gelar Gerakan Seniman Masuk Sekolah di Sikka

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved