Rabu, 15 April 2026

Longsor di Ende

Hujan Deras Picu Longsor di Ende, Ruas Jalan Ende–Maumere Ditutup Sementara

Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Ende sejak Minggu (7/9/2025) malam hingga Senin (8/9/2025) sore menyebabkan terjadinya

Tayang:
Penulis: Albert Aquinaldo | Editor: Ricko Wawo
zoom-inlihat foto Hujan Deras Picu Longsor di Ende, Ruas Jalan Ende–Maumere Ditutup Sementara
TRIBUNFLORES.COM/HO-POLSEK WOLOWARU
DITUTUP - Ruas jalan Ende-Maumere di km 65 tepatnya di Koromera, Desa Lisepu'u, Kecamatan Wolowaru, Kabupaten Ende, untuk sementara ditutup untuk menjaga keselamatan pengendara roda dua, roda empat maupun roda enam yang melintas, Senin (8/9/2025).  

Laporan Reporter TribunFlores.com, Albert Aquinaldo

TRIBUNFLORES.COM, ENDE – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Ende sejak Minggu (7/9/2025) malam hingga Senin (8/9/2025) sore menyebabkan longsor di ruas jalan nasional Trans Flores, tepatnya di Kilometer 56, wilayah Koromera, Desa Lisepu'u, Kecamatan Wolowaru, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur.

Akibat longsor tersebut, akses jalan Ende–Maumere untuk sementara ditutup total bagi kendaraan roda dua (R2), roda empat (R4), maupun roda enam (R6).

Material longsor berupa tanah bercampur batu menutup seluruh badan jalan dan membahayakan pengguna jalan.

Saat kejadian berlangsung, sebuah mobil sempat terjebak di sekitar area longsoran karena mengalami patah as roda saat melintas di tengah hujan deras. 

 

Baca juga: Hadiri Perayaan 150 Tahun SVD di Ledalero, Bupati Sikka Ajak Seluruh Masyarakat Perkuat Sinergi

 

 

Beruntung, pengemudi dan kendaraan tersebut berhasil dievakuasi dengan selamat beberapa saat kemudian oleh tim gabungan.

Kapolsek Wolowaru, Ipda Ubaldus Maku, kepada TribunFlores.com mengatakan bahwa pembersihan material longsoran masih terus dilakukan oleh alat berat milik PT. Bina Citra Tekno Cahaya, yang menurunkan ekskavator dan loader ke lokasi kejadian.

“Pembersihan sedang berlangsung sejak siang tadi. Kami bersama anggota Koramil 1602-02 Wolowaru juga melakukan pengamanan di lokasi demi menjaga keselamatan masyarakat,” ujar Ipda Ubaldus.

Berdasarkan hasil monitoring pada Senin (8/9/2025) pukul 13.00 WITA, kondisi jalan di KM 56 hingga KM 65 Desa Lisepu'u masih belum dapat dilalui. Jalur dialihkan sementara melalui rute Jopu – Moni – Wolowaru bagi kendaraan ringan dan sepeda motor.

Namun, sekitar sore hari, longsor susulan kembali terjadi akibat hujan deras yang kembali mengguyur wilayah tersebut. 

Kondisi ini memaksa petugas kembali menutup total jalur untuk menghindari potensi korban jiwa.

"Untuk sementara, semua jenis kendaraan tidak diizinkan melintasi jalur tersebut. Alat berat tetap kami siagakan di lokasi, dan kami akan terus memantau perkembangan situasi," tegas Ipda Ubaldus.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved