Berita Ende
Rapat Paripurna Antara DPRD dan Bupati Ende Berakhir Ricuh
Rapat paripurna antara DPRD dan Bupati Ende dengan agenda interpelasi penyusunan APBD tahun 2025, Rabu (17/12/2025) di Kantor
Penulis: Albert Aquinaldo | Editor: Ricko Wawo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/rapat-dprd-ende-kaco-balo.jpg)
"Saya tidak teriak Pa Bupati, saudara Bupati, saya tidak pernah teriak," tegas Kadir Mosabasa.
Kadir Mosabasa bahkan menggebrak meja, bahkan salah satu anggota DPRD Kabupaten Ende yang sempat datang menenangkan namun tidak menyurutkan emosi politisi PKB itu.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Ende, Flavianus Waro yang memimpin jalannya rapat paripurna juga mencoba menenangkan Kadir Mosabasa namun upaya itu juga tak berhasil.
Beberapa anggota DPRD Kabupaten Ende lainnya juga ikut memberikan pendapat dan meminta pimpinan sidang tetap menjaga marwah lembaga DPRD Kabupaten Ende.
Di tengah situasi yang lagi tidak kondusif, Plh Sekda Kabupaten Ende, Hiparrkus Heppy dan beberapa ASN langsung maju ke depan meja pimpinan DPRD dan mengevakuasi Bupati Yosef Badeoda keluar dan meninggalkan gedung DPRD Kabupaten Ende.
Hal itu justru memancing emosi sejumlah anggota DPRD Kabupaten Ende yang menilai tindakan tersebut tidak menghargai rapat paripurna dan lembaga DPRD.
Bahkan beberapa anggota DPRD Kabupaten Ende terlihat membanting microphone dan melempar papan nama hingga mengenai burung Garuda yang terpasang di depan ruang sidang.
Rapat paripurna sempat diskors beberapa saat sebelum dilanjutkan kembali dengan keputusan DPRD Kabupaten Ende bakal melakukan angket kepada Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda. (Bet)
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News