Jumat, 17 April 2026

Aktivitas Gunung Lewotobi Laki laki

Status Awas, Gunung Lewotobi Laki-laki 10 kali Tremor Non-Harmonik

Gunung Lewotobi Laki-laki mengalami 10 kali Tremor Non-Harmonik dengan amplitudo 3.7-7.4 mm, dan lama gempa 61-136 detik, Senin (8/9/2025).

Tayang:
Editor: Cristin Adal
zoom-inlihat foto Status Awas, Gunung Lewotobi Laki-laki 10 kali Tremor Non-Harmonik
TRIBUNFLORES.COM/HO-POSMAT GA LEWOTOBI LAKI-LAKI
GUNUNG API- Gunung Lewotobi Laki-laki tampak tertutup labut 0-I hingga tertutup kabut 0-II, Senin (8/9/2025). Asap kawah tidak teramati. Cuaca berawan hingga mendung, angin lemah ke arah barat dan barat laut. 

TRIBUNFLORES.COM, LARANTUKA- Petugas Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) melaporkan aktivitas gunung api ini pada Senin (8/9/2025) periode 06.00-12.00 Wita.

Herman Yosef S Mboro, Petugas Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki, melalui laman MAGMA Indonesia melaporkan data kegempaan periode 06.00-12.00 Wita.

Pada periode tersebut Herman mencatatat telah terjadi 2 kali Harmonik dengan amplitudo 5.9-7.4 mm, dan lama gempa 50-55 detik.

Terjadi 10 kali Tremor Non-Harmonik dengan amplitudo 3.7-7.4 mm, dan lama gempa 61-136 detik.

 

Baca juga: Cuaca Berawan hingga Hujan di Puncak Gunung Lewotobi, Waspada Potensi Banjir Lahar Hujan

 

 

 

Terjadi 1 kali gempa Tektonik Lokal dengan amplitudo 5.9 mm, S-P 5.2 detik dan lama gempa 38 detik.

Terjadi 2 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 22-29.6 mm, S-P 16-34 detik dan lama gempa 64-160 detik.

Sebelumnya, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi menaikkan status Gunung Lewotobi Laki-laki dari Level III (Siaga) menjadi Level IV (Awas) sejak Sabtu (6/9/2025) pagi pukul 10.00 Wita. 

Terjadi Guguran, namun secara visual, jarak dan arah luncuran tidak teramati.Data kegempaan dari tanggal 30 Agustus - 4 September 2025 yaitu, 1 kali gempa Guguran, 7 kali Gempa Hembusan, 3 kali gempa Tremor Harmonik, 131 kali Gempa Tremor Non-Harmonik, 20 kali Gempa Low Frequency, 53 kali Gempa Vulkanik Dalam, 7 kali Tektonik Lokal, dan 31 kali Gempa Tektonik Jauh. 

Pada tanggal 6 September 2025 terjadi tremor menerus yang mengindikasikan magma mendekati ke permukaan dan berpotensi erupsi explosive.

 

Baca juga: Ada Sumbatan Saluran Magma Gunung Lewotobi, PVMBG: Jarang Terjadi, Biasanya "Open System"

 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved