Jumat, 5 Juni 2026

Gunung Lewtolok Erupsi

Gunung Lewotolok di Lembata NTT Erupsi Rabu Sore, Tinggi Kolom Abu 300 Meter di Atas Puncak

Gunung Lewotolok di Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengalami erupsi Rabu (15/10/2025) sore pukul 17.24 Wita dengan tinggi kolom abu 300 meter.

Tayang:
Editor: Cristin Adal
zoom-inlihat foto Gunung Lewotolok di Lembata NTT Erupsi Rabu Sore, Tinggi Kolom Abu 300 Meter di Atas Puncak
TRIBUNFLORES.COM/PVMBG
ERUPSI- Visual erupsi Gunung Lewotolok, Rabu (15/10/2025) pukul 17:24 WITA. Tinggi kolom letusan teramati ± 300 meter di atas puncak (± 1723 m di atas permukaan laut). 

TRIBUNFLORES.COM, LEWOLEBA- Gunung Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengalami erupsi Rabu (15/10/2025) sore pukul 17.24 Wita.

Aktivitas erupsi ini melontarkan kolom abu setinggi kurang lebih 300 meter di atas puncak (± 1723 m di atas permukaan laut). 

Berdasarkan pemantauan petugas Posmat Gunung Lewotolok, kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah barat. 

Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 9.8 mm dan durasi 39 detik.

 

Baca juga: Status SIAGA, Gunung Lewotolok NTT 7 Kali Gempa Erupsi 111 Kali Hembusan

 

 

Saat ini status aktivitas Gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata pada Level III atau Siaga. 

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyarakat di sekitar Gunung Ili Lewotolok serta para pengunjung, pendaki, dan wisatawan untuk tidak beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari pusat aktivitas gunung. 

Warga juga diminta mewaspadai potensi bahaya guguran atau longsoran lava dan awan panas, terutama di sektor selatan, tenggara, barat, dan timur laut gunung.

Selain itu, masyarakat diminta untuk tidak panik jika mendengar suara gemuruh atau dentuman dari kawah gunung. 

 

Baca juga: Gunung Lewotobi Laki-laki Naik ke Level AWAS, Potensi Erupsi Meningkat

 

Menurut PVMBG, suara tersebut merupakan ciri aktivitas vulkanik yang normal saat gunung berada dalam fase erupsi. G

etaran kuat akibat dentuman bahkan bisa terasa pada bangunan di sekitar, terutama pada jendela dan pintu.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved