Senin, 27 April 2026

Berita Lembata

Merayakan 26 Tahun Dharma Wanita Persatuan Kemenag Lembata

Pada sebuah Minggu yang hangat, 7 Desember 2025, Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lembata menjelma menjadi ruang yang berdenyut

Tayang:
Editor: Ricko Wawo
zoom-inlihat foto Merayakan 26 Tahun Dharma Wanita Persatuan Kemenag Lembata
Tribunnews.com/TRIBUNFLORES.COM/HO-ALBERTUS MUDA ATUN
Perayaan HUT ke-26 Dharma Wanita Persatuan (DWP), Minggu, 7 Desember 2025 mengangkat tema “Peran Strategis Dharma Wanita Persatuan dalam Pendidikan Anak Bangsa untuk Indonesia Emas 2045.” 

Ringkasan Berita:
  • Perayaan HUT ke-26 Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Kabupaten Lembata digelar pada 7 Desember 2025 dengan tema “Peran Strategis Dharma Wanita Persatuan dalam Pendidikan Anak Bangsa untuk Indonesia Emas 2045.”
  • Makna DWP ditegaskan sebagai wadah pembentukan pribadi istri ASN yang matang secara sosial, mental, dan spiritual, serta tempat kebersamaan dan saling menguatkan.
  • Kegiatan diwarnai dengan lomba sederhana penuh tawa yang menegaskan kebahagiaan lahir dari kebersamaan, bukan kemewahan.

 

TRIBUNFLORES.COM, LEWOLEBA-Pada sebuah Minggu yang hangat, 7 Desember 2025, Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lembata menjelma menjadi ruang yang berdenyut lembut.

Di antara kursi-kursi yang ditata rapi, hadir senyum yang tak pernah pudar, senyum para ibu Dharma Wanita Persatuan yang selama ini menguatkan banyak langkah dan menyalakan banyak cahaya, meski nama mereka jarang tertulis di panggung besar kehidupan.

Mereka datang dengan hati yang saling menjemput, membawa keteduhan yang sulit dicari di tempat lain. Dalam ruang sederhana itu, derap langkah perempuan-perempuan yang setia mengabdi kembali membentuk lingkaran kebersamaan.

Perayaan HUT ke-26 Dharma Wanita Persatuan (DWP) tahun ini mengalun dalam tema yang visioner: “Peran Strategis Dharma Wanita Persatuan dalam Pendidikan Anak Bangsa untuk Indonesia Emas 2045.”

Baca juga: PLN Tuntaskan Pemulihan Kelistrikan Sumatera Utara 100 Persen


Ruang Hangat, Ruang yang Menghidupkan

Acara dibuka oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Lembata, Jamaludin Malik, S.Ag. Ia didampingi Damianus Masan Sabon, Kasie Urakat; Abd. Asis, Kasie Bimais; Abdul Rauf Afa, Kasie Pendis juga para penghulu dan kepala-kepala KUA dari beberapa kecamatan.

Di samping mereka, hadir sosok perempuan yang menjadi payung bagi langkah organisasi ini. Ketua DWP Kemenag Lembata, Lilisanty Fatimah Pua Upa yang wajahnya memancarkan ketenangan seorang ibu yang telah lama mengerti bahasa pengabdian.

Dalam laporannya, Ketua Panitia, Nadia Witak Muhamad Hasan, menegaskan makna kehadiran DWP yakni membentuk pribadi istri ASN yang matang secara sosial, mental, dan spiritual. Namun lebih dari itu, kata-katanya memunculkan sebuah gambaran bahwa di tengah kesibukan dan hiruk-pikuk rutinitas, perempuan-perempuan ini selalu mencari cara untuk tetap saling merangkul.

Tawa pun memecah langit hingga membahana. Pada lomba sarung estafet, pada bola yang melompat-lompat di udara dalam lomba memakai sarung sambil melempar balon, pada gardus yang berpindah tangan, cup estafet Sesederhana itulah kebahagiaan tercipta tanpa dekorasi mewah, hanya dari hati yang rela tertawa bersama.


 Ada Cahaya yang Dijaga Diam-Diam


Dalam sambutannya, Lilisanty Fatimah Pua Upa membawa para hadirin memasuki ruang refleksi yang halus. Suaranya seperti doa yang pelan mengikuti napas para ibu.

"Perayaan ini mengenang peran mulia seorang istri. Bukan hanya mendampingi suami, tetapi menjadi sahabat. Ada doa seorang istri, ada kesabaran dan pengorbanan seorang ibu.”

Ia mengingatkan bahwa DWP adalah rumah tempat para perempuan saling menguatkan, bukan arena perlombaan. Juara bukanlah tujuan; kebersamaanlah yang dirayakan.

"Walau raga kita berjauhan, hati kita tetap tertaut," ujarnya lembut.

Dalam sebaris kalimat itu, terasa betapa dalamnya cinta seorang ibu. Cinta yang tetap menyala bahkan ketika jarak mencoba merenggangkannya.


Suara yang Lembut, tetapi Mengubah Banyak Hal


Kakan Kemenag Lembata, Jamaludin Malik, berbicara seperti seseorang yang telah lama memperhatikan perempuan dari dekat. Ia mengajak semua untuk coba memerhatikan peluhnya, airmatanya, dan keteguhannya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved