Senin, 13 April 2026

Gunung Lewotolok Status Waspada

Gunung Lewotolok 4 Kali Gempa Guguran 64 Kali Gempa Hembusan

24 Jam Terakhir, Gunung Lewotolok 4 Kali Gempa Guguran 64 Kali Gempa Hembusan.Gunung Ili Lewotolok saat ini level Waspada.

Tayang:
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Gunung Lewotolok 4 Kali Gempa Guguran 64 Kali Gempa Hembusan
TRIBUNFLORES.COM / MAGMA INDONESIA
GUNUNG LEWOTOLOK - Kondisi Gunung Lewotolok di Lembata, NTT, Selasa (16/12/2025). Gunung Lewotolok 4 Kali Gempa Guguran 64 Kali Gempa Hembusan. Gunung Ili Lewotolok saat ini Level II atau Waspada. 

Ringkasan Berita:
  • Status Waspada (Level II) – Gunung aktif dengan asap putih tipis-sedang, 4 gempa guguran dan 64 gempa hembusan dalam 24 jam terakhir.
  • Zona Aman & Bahaya – Hindari aktivitas dalam radius 2–2,5 km dari kawah dan sektor selatan, tenggara, serta barat karena potensi guguran lava.
  • Kewaspadaan Kesehatan & Lahar – Gunakan masker dan pelindung; waspadai bahaya lahar terutama saat musim hujan.

TRIBUNFLORES.COM, LEWOTOLOK - Petugas Posmat Gunung Ili Lewotolok Lembata, Stanislaus Ara Kian, melaporkan kondisi gunung 24 jam terakhir pukul 00.00-24.00 Wita, Senin (15/12/2025).

Gunung Ili Lewotolok saat ini Level II atau Waspada.

Gunung Api Ili Lewotolok terletak di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur dengan posisi geografis di Latitude -8.272°LU, Longitude 123.505°BT dan memiliki ketinggian 1423 mdpl.

"Berdasarkan pengamatan visual, Gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-II. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang tinggi sekitar 10-50 meter dari puncak. Cuaca cerah hingga berawan, angin lemah ke arah timur laut dan barat laut,"tulis dia dikutip dari laman magma.esdm.go.id Selasa (16/12/2025) pagi.

Baca juga: Gunung Lewotolok Lembata 35 Kali Gempa Hembusan 24 Jam Terakhir

 

Sementara berdasarkan pengamatan klimatologi cuaca cerah hingga berawan, angin lemah ke arah timur laut dan barat laut. Suhu udara sekitar 26-31°C.

4 kali Gempa Guguran

Ia menyebutkan berdasarkan pengamatan kegempaan gunung Lewotolok 4 kali gempa Guguran dengan amplitudo 1-6.5 mm dan lama gempa 40-54 detik.

64 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 1.1-5.7 mm, dan lama gempa 22-34 detik.

1 kali gempa Vulkanik Dangkal dengan amplitudo 1 mm, dan lama gempa 11 detik.

1 kali gempa Vulkanik Dalam dengan amplitudo 6.8 mm, S-P 0.6 detik dan lama gempa 12 detik.

3 kali gempa Tektonik Lokal dengan amplitudo 3.2-20.7 mm, S-P 7-8 detik dan lama gempa 40-54 detik.

3 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 1-1.8 mm, S-P 17 detik dan lama gempa 44-60 detik.

Pihaknya mengeluarkan sejumlah rekomendasi, diantaranya:

(1) Masyarakat di sekitar G. Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah radius 2 km dari pusat aktivitas G. Ili Lewotolok, dan masyarakat Desa Lamatokan, dan Desa Jontona agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran/longsoran lava dari bagian timur puncak/ kawah G. Ili Lewotolok.

(2) Masyarakat di sekitar G. Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan serta masyarakat Desa Jontona dan Desa Todanara agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah sektoral selatan dan tenggara sejauh 2,5 km pusat aktivitas G. Ili Lewotolok, dan mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran/longsoran lava dari bagian, selatan dan tenggara puncak/ kawah G. Ili Lewotolok.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved