Gunung Lewotolok Status Waspada

Gunung Lewotolok 212 Kali Gempa Letusan 313 Kali Gempa Hembusan

Gunung Lewotolok 212 Kali Gempa Letusan 313 Kali Gempa Hembusan.Gunung Ili Lewotolok saat ini Level II atau Waspada.

Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES. COM/MAGMA INDONESIA
GUNUNG LEWOTOLOK - Gunung Lewotolok di Lembata NTT, Sabtu (10/1/2026). Gunung Lewotolok 212 Kali Gempa Letusan 313 Kali Gempa Hembusan.Gunung Ili Lewotolok saat ini Level II atau Waspada. 

Ringkasan Berita:
  • Status Waspada (Level II): Gunung Ili Lewotolok mencatat aktivitas tinggi dengan ratusan gempa letusan dan hembusan dalam 24 jam terakhir.
  • Zona bahaya: Dilarang beraktivitas dalam radius 2 km dan wilayah sektoral hingga 2,5 km dari kawah.
  • Imbauan warga: Waspada guguran lava, abu vulkanik, dan potensi lahar hujan, gunakan masker pelindung.

TRIBUNFLORES.COM, LEWOTOLOK - Petugas Posmat Gunung Ili Lewotolok Lembata, Syawaludin, melaporkan kondisi gunung 24 jam terakhir pukul 00.00-24.00 Wita, Jumat (9/1/2026).

Gunung Ili Lewotolok saat ini Level II atau Waspada.

Gunung Api Ili Lewotolok terletak di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur dengan posisi geografis di Latitude -8.272°LU, Longitude 123.505°BT dan memiliki ketinggian 1423 mdpl.

"Berdasarkan pengamatan visual, Gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-II. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang tinggi sekitar 50-100 meter dari puncak. Cuaca cerah hingga mendung, angin lemah hingga sedang ke arah timur laut, timur dan tenggara,"tulis dia dikutip dari laman magma.esdm.go.id Sabtu (10/1/2026) pagi.

Sementara berdasarkan pengamatan klimatologi Cuaca cerah hingga mendung, angin lemah hingga sedang ke arah timur laut, timur dan tenggara. Suhu udara sekitar 25-29°C.

Baca juga: BREAKING NEWS: Gunung Api Ili Lewotolok Lembata Meletus Pagi Ini

212 Kali Gempa Letusan

Ia menyebutkan berdasarkan pengamatan kegempaan gunung Lewotolok 212 kali gempa Letusan/Erupsi dengan amplitudo 12.4-35.7 mm, dan lama gempa 31-116 detik.

313 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 2.9-18.2 mm, dan lama gempa 32-60 detik.

104 kali Tremor Non-Harmonik dengan amplitudo 5.8-21.7 mm, dan lama gempa 112-625 detik.

1 kali gempa Tektonik Lokal dengan amplitudo 9.2 mm, S-P 3 detik dan lama gempa 26 detik.

Pihaknya mengeluarkan sejumlah rekomendasi, diantaranya:

(1) Masyarakat di sekitar G. Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah radius 2 km dari pusat aktivitas G. Ili Lewotolok, dan masyarakat Desa Lamatokan, dan Desa Jontona agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran/longsoran lava dari bagian timur puncak/ kawah G. Ili Lewotolok.

(2) Masyarakat di sekitar G. Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan serta masyarakat Desa Jontona dan Desa Todanara agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah sektoral selatan dan tenggara sejauh 2,5 km pusat aktivitas G. Ili Lewotolok, dan mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran/longsoran lava dari bagian, selatan dan tenggara puncak/ kawah G. Ili Lewotolok.

(3) Masyarakat di sekitar G. Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan serta masyarakat Desa Amakaka agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah sektoral barat sejauh 2,5 km pusat aktivitas G. Ili Lewotolok, serta mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran/longsoran lava dari bagian barat puncak/ kawah G. Ili Lewotolok.

(4) Untuk menghindari gangguan pernapasan (ISPA) maupun gangguan kesehatan Iainnya yang disebabkan oleh abu vulkanik maka masyarakat yang berada di sekitar G. Ili Lewotolok dapat menggunakan masker pelindung mulut dan hidung serta perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit.

(5) Masyarakat yang bermukim di sekitar lembah/aliran sungai-sungai yang berhulu di puncak G. Ili Lewotolok agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan. (Sumber magma.esdm.go.id/kgg).

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved